Soal Banjir Bekasi, Legislator PSI Ingatkan DBMSDA dan DLH

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Legislatif · 4 Mar 2025 10:36 WIB ·

Soal Banjir Bekasi, Legislator PSI Ingatkan DBMSDA dan DLH


 Soal Banjir Bekasi, Legislator PSI Ingatkan DBMSDA dan DLH Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Selasa, (4/3/2025) Setelah sahur, anggota DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti dari PSI, menerima laporan dari warga RT 01/RW 02 Komplek Depnaker, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, mengenai tujuh warga yang terjebak banjir di kandang sapi.

Ketujuh warga tersebut terpaksa berlindung di atas genteng (atap) untuk menyelamatkan diri dari banjir yang disebabkan oleh jebolnya tanggul di Jaka Kencana. Mereka akhirnya berhasil diselamatkan oleh warga setempat bersama tim Karang Taruna Kelurahan.

Proses evakuasi tersebut disaksikan langsung oleh Yenny Kristianti, anggota DPRD Kota Bekasi, serta Lurah Jakasetia, Awis Subianto.

Selain itu, sekitar 70 ekor sapi dewasa juga dilaporkan mati terendam banjir, dengan total kerugian yang diperkirakan mencapai 1,6 miliar rupiah.

“Menyikapi kondisi ini, saya mengimbau Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk segera menginventarisasi masalah saluran drainase yang ada dan segera bertindak dengan skala prioritas. Tidak saatnya lagi membuat kajian-kajian. Kita harus belajar dari musibah banjir tahun 2020 agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Selain itu, Yenny juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk bertindak tegas terhadap sampah-sampah yang menghambat aliran air di saluran-saluran, serta segera berkoordinasi dengan DBMSDA. Hal ini terlihat di Pasar Kranji yang berdampak pada Jalan Patriot dan sekitarnya, serta di Pasar Pondokgede.

“Jebolnya tanggul ini juga disebabkan oleh lambatnya proses pembebasan tanah untuk pembangunan folder yang dapat membantu mengatasi debit air di kali tersebut,” pungkasnya. (Denis)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Tak Sekadar Laporan, DPRD Bekasi Bongkar Fakta Lapangan LKPJ 2025

14 April 2026 - 07:50 WIB

DPR Ingatkan Risiko Coretax Hambat Wajib Pajak

9 April 2026 - 14:14 WIB

Bambang Purwanto Ingatkan Risiko Hukum dan Lingkungan Pembentukan Anak Usaha Migas

26 Februari 2026 - 10:36 WIB

DPRD: Modernisasi Angkot Harus Lindungi Pelaku Usaha dan Penumpang

26 Februari 2026 - 10:15 WIB

Aspirasi BPJS Mengemuka, DPRD Bekasi Siap Kawal Hingga RKPD 2027

26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Gilang Esa Kawal Perbaikan Infrastruktur di Bekasi Barat

26 Februari 2026 - 09:57 WIB

Trending di Advertorial