BEKASIMEDIA.COM — Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti, mendorong penataan sistem angkutan kota (angkot) agar lebih modern dan terintegrasi, serupa dengan konsep JakLingko. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi solusi yang saling menguntungkan bagi masyarakat maupun pelaku usaha transportasi.
“Kita sepakat sejak awal bahwa modernisasi angkutan umum di Kota Bekasi itu perlu. Kita dorong pemerintah untuk melakukan pembenahan angkutan publik yang manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ujar politisi PAN tersebut, Sabtu (14/2/2026).
Ia menilai modernisasi dapat dimulai melalui peremajaan armada serta penataan ulang sistem operasional. Upaya ini diharapkan mampu meredam polemik yang selama ini muncul sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Kota Bekasi.
“Ke depan mudah-mudahan bisa merangkul semua pihak, baik swasta yang memiliki armada angkutan, apakah diperlukan peremajaan atau seperti apa nanti bentuknya,” jelasnya.
Evi optimistis Pemerintah Kota Bekasi memiliki komitmen untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang mudah diakses, baik dengan tarif terjangkau maupun skema tertentu yang meringankan masyarakat, tanpa mengesampingkan aspek kenyamanan dan keselamatan.
Ia menegaskan, kebijakan modernisasi harus tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas sekaligus tidak mematikan mata pencaharian pelaku transportasi yang telah lama beroperasi.
“Yang terpenting, kebijakan harus berpihak pada masyarakat tanpa mematikan mata pencaharian pelaku transportasi yang sudah ada,” pungkasnya.
(Adv/Humas DPRD Kota Bekasi)











