BEKASIMEDIA.COM – Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro menyatakan bahwa Pemkot Bekasi bisa meraih capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi jika mendukung penyelenggaraan sekolah swasta. Untuk itu ia berharap Pemkot terus mengoptimalkan dan menghilangkan dikotomi antara pendidikan negeri dan swasta.
“Luar biasa IPM Kota Bekasi Nomor dua setelah Bandung. Tahun 2019 IPM Kota Bekasi di angka 81,59. Karena Covid turun dua poin 81,57
dari indeks komposit pendukung IPM itu kan pendidikan, selebihnya kesehatan dan indeks daya beli. Ini juga merupakan peran sekolah swasta di samping sekolah negeri,” kata Chairoman saat dihubungi Bekasimedia, Selasa (1/6/2021).
“Di sinilah pentingnya mengoptimalkan dan menghilangkan dikotomi antara pendidikan swasta dan negeri, mereka sama-sama harus dirangkul sehingga mendukung pencapaian IPM Kota Bekasi,” kata pria yang juga menjadi penasihat lembaga pendidikan Amanah Bangsa (Asa), Rawalumbu, Kota Bekasi ini.
Dirinya berharap, Pemkot tetap memperhatikan kemajuan, sekaligus kualitas pendidikan swasta sehingga sekolah swasta juga bisa ikut memajukan kualitas pendidikan di kota Bekasi.
Untuk sekolah Amanah Bangsa sendiri ia menyatakan pada prinsipnya
Asa adalah salah satu lembaga pendidikan swasta yang tampil merintis model baru dalam pengembangan pendidikan di kota Bekasi.
“Kita berharap pengembangan Asa di kota Bekasi untuk mengoptimalkan kembali peran pendidikan Swasta. Karena kalau kita lihat saja, pendidikan negeri cuma 29 persen menerima anak-anak usia SD tertampung di sekolah negeri itu, selebihnya Hampir 71 persen swasta,” katanya. (ADV)











