BEKASIMEDIA.COM — Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menjadi narasumber dalam Seminar Pendidikan Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen legislatif untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui kebijakan anggaran yang berkeadilan dan merata.
“Pesan dari simposium hari ini adalah bagaimana mengkonsolidasikan ide, gagasan, dan pikiran para praktisi serta stakeholder pendidikan agar dikotomi pendidikan di Kota Bekasi tidak ada lagi. Kita berharap tidak ada kesenjangan, sehingga yang dibangun adalah kebersamaan dan kesetaraan dari sisi anggaran, sarana dan prasarana, mutu pendidikan, guru, serta siswa,” ujar politisi PKS tersebut.
Dewan Pimpinan Daerah BMPS Kota Bekasi menggelar Simposium dan Seminar Pendidikan Nasional bertema “Pendidikan yang Berkeadilan untuk Seluruh Anak Bangsa” pada Rabu (11/2) di Sofia Convention Hall Teratai Putih Global Bekasi.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan daerah, di antaranya Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atif Latifulhayat, Ketua DPN BMPS Saur Pandjaitan, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah III Provinsi Jawa Barat Rina Parlina, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Alexander Zulkarnain.
Simposium tersebut menjadi forum strategis untuk membahas tantangan dan solusi dalam mewujudkan sistem pendidikan yang adil, inklusif, dan merata bagi seluruh anak bangsa, tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, maupun wilayah.
Dalam paparannya, Atif Latifulhayat menegaskan bahwa pendidikan berkeadilan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas. Ia menyampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta sebagai bagian dari ekosistem pendidikan nasional.
“Tidak boleh ada anak Indonesia yang tertinggal dari akses pendidikan bermutu. Negara hadir untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya secara adil,” ujarnya.
Sementara itu, Saur Pandjaitan menekankan pentingnya peran sekolah swasta dalam mendukung pemerataan akses pendidikan. Menurutnya, lembaga pendidikan swasta selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menampung peserta didik sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Hal senada disampaikan Rina Parlina dan Alexander Zulkarnain yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyelenggara pendidikan swasta.
Simposium ini diikuti kepala sekolah, pengelola yayasan, guru, akademisi, serta pemangku kepentingan pendidikan lainnya. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan konstruktif untuk memperkuat sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Melalui kegiatan ini, DPD BMPS Kota Bekasi berharap lahir rekomendasi strategis yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pendidikan, baik di tingkat daerah maupun nasional, sehingga cita-cita menghadirkan pendidikan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa dapat benar-benar terwujud.
(Adv/Humas DPRD Kota Bekasi)











