BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Advertorial · 19 Mei 2021 14:29 WIB ·

Tradisi Gundul Pegawai Pemkot Saat Raih Penghargaan Opini WTP Ke-6


 Tradisi Gundul Pegawai Pemkot Saat Raih Penghargaan Opini WTP Ke-6 Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Bertempat di Stadion Patriot Candrabhaga, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawaty berkumpul bersama para pejabat Pemerintah Kota Bekasi untuk syukuran dan sarapan bersama dalam rangka peraihan penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI Perwakilan Jawa Barat pada tanggal 18 Mei 2021.

Ucap syukur yang dipanjatkan dalam rangka penghargaan karena berhasil mempertahankan gelar Opini WTP ini menjadi tradisi bentuk nazar Wali Kota Bekasi.

Pada hari ini, 5 orang hair stylist di Stadion Patriot Candrabhaga siap menggunduli rambut para pegawai. Hal ini dipantau langsung oleh Wali Kota Bekasi dan Sekretaris Daerah.

“Sudah menjadi tradisi bagi kami, menggunduli rambut jika kita bisa meraih penghargaan Opini WTP dari BPK RI, alhamdulillah, pada kemarin sore kami diserahkan langung oleh Kepala BPK RI untuk penghargaannya,” kata Wali Kota Rahmat Effendi.

Peraihan Opini WTP ini, sejak tahun 2015 hingga tahun 2020 ini, dalam rangka penyerahan laporan pertanggungjawaban keuangan daerah dari Pemerintah Kota Bekasi dan masuk dalam gelombang pertama dengan Kabupaten Pangandaran yang dihadiri juga oleh Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran.

Wali Kota menyebut ini adalah kerjasama yang baik laporan keuangan baik dari pegawai maupun dukungan dari warga Kota Bekasi yang telah berturut-turut selama 6 tahun pencapaian.

“Pada pagi ini potong tumpeng dan sarapan bersama dan juga disiapkan tukang cukur bagi para pegawai atau pejabat yang belum menggunduli rambutnya sebagai tradisi,” imbuh Rahmat.

Harapan dari Wali Kota Bekasi, laporan keuangan daerah bisa dilaporkan dengan cepat sebelum tanggal jatuh tempo dari BPKP Jawa Barat, karena para pejabat telah menandatangani laporan keuangan unaudited sampai ke bagian keuangannya baik dari dinas sampai ke Tata Usaha SD Negeri dan SMP Negeri di Kota Bekasi.

“Saya pulang dari Bandung usai menerima penghargaan, langsung memanggil tukang cukur langganan saya, dan langsung menggunduli saat tiba di rumah, ini sebagai rasa syukur kita” tambah Rahmat Effendi. (nd/ADV)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Bambang Purwanto Ingatkan Risiko Hukum dan Lingkungan Pembentukan Anak Usaha Migas

26 Februari 2026 - 10:36 WIB

DPRD: Modernisasi Angkot Harus Lindungi Pelaku Usaha dan Penumpang

26 Februari 2026 - 10:15 WIB

Aspirasi BPJS Mengemuka, DPRD Bekasi Siap Kawal Hingga RKPD 2027

26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Gilang Esa Kawal Perbaikan Infrastruktur di Bekasi Barat

26 Februari 2026 - 09:57 WIB

Menuju Pendidikan Berkeadilan, DPRD Bekasi Dukung Sinergi Negeri-Swasta

26 Februari 2026 - 09:46 WIB

Drainase “Gotun” Jadi Sorotan, Samuel Sitompul Kawal Solusi Permanen

26 Februari 2026 - 09:03 WIB

Trending di Advertorial