fbpx

Inilah Bentuk Dukungan Orangtua Murid SD Islam As-Syafi’iyah 04 Jakasampurna

BEKASIMEDIA.COM – Kampus SD Islam As-Syafi’iyah 04 Jakasampurna, Rabu (13/11/2019) pagi, beberapa ibu-ibu orangtua murid datang ke sekolah dan terlihat sibuk.

Pagi itu mereka hadir untuk mendukung pihak sekolah menggelar kegiatan pelatihan motivasi, “Membangun Karakter Pribadi Unggul (MKPU)” untuk murid kelas 4 hingga 6.

Salah satu yang terlihat sibuk adalah Lani Melani, SE orangtua dari siswa kelas 5, Ammelia Noviyanti. Hari itu ia memilih cuti dari tugasnya sebagai ASN di Kementerian PU dan Perumahan Rakyat demi suksesnya kegiatan di sekolah tersebut.

Kepada bekasimedia.com, Lani Melani menjelaskan bahwa dirinya bersama beberapa orangtua murid lainnya mendorong pihak sekolah agar menggelar kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini perlu dan penting agar anak-anak tidak bosan dalam menerima pelajaran. Juga agar anak lebih paham budaya sekolah, etika, dan perilaku serta sikap yang lebih baik,” katanya.

Lani juga berharap setelah kegiatan ini, anak-anak jadi bisa membedakan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

“Anak-anak perlu diajarkan. Mengubah mindset. Bahwa mereka diciptakan bukan untuk menjadi manusia robot yang hanya mengikuti tren tapi potensi mereka harus lebih tergali menuju perubahan lebih baik,” imbuh Sarjana Ekonomi dari Universitas MH Thamrin Jakarta ini.

Dengan kata lain, lanjut Lani, anak-anak boleh bergaul dan mengembangkan kreativitas, tetapi jangan lupa tentang budaya dan agama.

“Budaya, agama, adat sopan santun kita yang diajarkan sejak zaman nenek moyang. Itu penting,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Lani Melani didaulat mewakili Komite Sekolah menjadi pembawa acara dan mendampingi Motivator Priya Linov hingga acara selesai.

Terakhir, pasca pelatihan ini, Lani Melani berharap anak-anak didik di SD Islam As-Syafi’iyah 04 Jakasampurna bisa jauh lebih baik.

“Semoga pendidikan anak-anak jauh lebih baik. Pendidikan anak bukan hanya tentang nilai pelajaran, tetapi juga tentang sikap kreatif, menghargai teman dan gak suka mem-bully,” pungkasnya. (eas)

%d blogger menyukai ini: