fbpx

Priya Linov Hidupkan Suasana di SD Islam As-Syafi’iyah 04 Jakasampurna

BEKASIMEDIA.COM – Meski sehari-hari beraktivitas sebagai dosen sebuah kampus di Bekasi, Priya Linov tak canggung saat harus berhadapan dan menjadi motivator anak-anak sekolah dasar.

Ia begitu aktraktif dan menghidupkan suasana saat mengisi pelatihan motivasi, “Membangun Karakter Pribadi Unggul (MKPU)” untuk murid kelas 4-6, yang digelar SD Islam As-Syafi’iyah 04 Jakasampurna Bekasi Barat, Rabu (13/11/2019).

Isi materi pelatihan dimulai dengan menukil ayat Al-Qur’an surat Al Mujadalah ayat 11. “Selama ini kita hanya tahu potongan ayat tersebut yaitu, ‘Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat’ padahal ayat lengkapnya adalah kunci bagi yang ingin mendapatkan pemahaman tentang Ilmu.”

Al-Mujādalah : 11

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, \”Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,\” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, \”Berdirilah kamu,\” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

Dengan bahasa yang mudah dipahami, Priya Linov mengajak anak-anak untuk melapangkan hati dan menuruti yang diperintahkan selama pelatihan .

Selanjutnya peserta pelatihan dirangsang keingintahuannya dengan menjadi detektif. Ia memberikan satu contoh kasus yang harus dipecahkan.

Beberapa kali dilemparkan kata petunjuk, akhirnya ada juga anak yang menjawab tepat contoh kasus tersebut.

Setelah itu peserta diajak kontemplasi, sesi hypnotherapy. “Saya ajak anak-anak selftalk agar belajar jadi menyenangkan dan dilanjutkan dengan senam otak (braingames).”

Selanjutnya materi penguatan diri, “bahwa kita terlahir sebagai juara, bukan orang sembarangan, maka pertahankan kualitas juara ini,” kata Linov. Materi ini dikemas dengan permainan pesawat kertas sehingga lebih terbangun interaksi antar peserta.

Permainan selanjutnya dengan alat bantu sedotan plastik yang bertujuan melatih anak-anak belajar fokus pada tujuan.

Selain itu ada juga permainan melepaskan diri dari belenggu. “Saya mengajak anak-anak untuk melepaskan diri dari belenggu kemalasan, tidak patuh, masa bodo, berkata kasar, minder, kurang sopan juga terlalu banyak memegang gadget.”

Karena kegiatan yang diisi motivator bernama unik ini (Priya Linov: Pria yang lahir tanggal lima belas November) berlangsung atraktif dan banyak sekali permainan yang disisipkan, akhirnya anak yang tadinya pemalu dan pasif menjadi lebih berani tampil.

(eas)

%d blogger menyukai ini: