BEKASIMEDIA.COM — Memasuki musim penghujan, persoalan drainase dan penerangan jalan umum (PJU) menjadi sorotan dalam agenda reses anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohammad, di RW 13, Kranji, Bekasi Barat, Selasa (17/2/2026).
Sejumlah aspirasi warga mengemuka, terutama terkait kebutuhan perbaikan saluran air serta penambahan PJU di beberapa titik lingkungan yang dinilai masih minim penerangan.
“Menjelang musim penghujan, saluran air di wilayah memang perlu segera diperhatikan. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar wilayah yang rawan banjir bisa menjadi prioritas dalam program perbaikan infrastruktur drainase,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut usai kegiatan.
Menurutnya, langkah antisipatif perlu dilakukan agar genangan dan banjir yang kerap terjadi saat hujan deras dapat diminimalisir. Perbaikan drainase dinilai sebagai solusi mendasar untuk mengurangi risiko banjir di kawasan padat penduduk.
Selain persoalan infrastruktur, Gilang juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada daerah, termasuk Kota Bekasi. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut DPRD dan pemerintah daerah untuk lebih selektif dalam menentukan skala prioritas pembangunan.
“Dengan adanya efisiensi anggaran dari pusat, kita dituntut semakin bijak dan kreatif dalam menentukan prioritas. Karena itu, aspirasi warga seperti kebutuhan PJU dan saluran air ini akan kami dorong agar tetap masuk dalam program prioritas pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi yang telah disampaikan warga agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan di daerah pemilihan (Dapil).
“Kami di DPRD akan terus berjuang agar pembangunan di Bekasi lebih merata dan aspirasi masyarakat benar-benar diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.
(Adv/Humas DPRD Kota Bekasi)











