BEKASIMEDIA.COM – Launching 10 cabang Rumah Tahfidz Al-Quran University secara resmi telah dilaksanakan pada Sabtu (29/1/2022) dengan simbolisasi pengguntingan pita. Dalam acara peresmian ini dihadiri oleh Ustadz Umar Anzilin selaku Direktur Alquran University, Tika Ariandini Putri selaku Direktur Yayasan Rumah Infaq, Ustadz Afif Ma’ruf Ishaq Al Hafidz, tokoh masyarakat kecamatan Cibitung, serta para santri Al-Quran University.
Al-Quran University merupakan lembaga dibawah naungan Yayasan Rumah Infaq yang bergerak dalam pembelajaran dan pengkajian Al-Quran, Hadist, dan sebagainya. Lembaga ini memiliki program Rumah Tahfidz Al-Quran University untuk para pemuda penghafal Al-Quran 30 Juz selama 6 tahun.
Dalam sambutan acara, Direktur Yayasan Rumah Infaq menyampaikan harapannya agar Al-Quran bisa meluas ke seluruh bumi ini melalui program yang sedang dikembangkan sekarang ini. Setelah membuka cabang di wilayah Bekasi, ia menargetkan 1000 cabang rumah tahfidz untuk para santri yang ingin hafal Al-Quran. Sehingga program ini dapat menjadi pencetak pahala yang berjalan.
“Insyaallah tahun 2022 ini, Rumah Infaq dapat mem-booming Al-Quran, semua kalangan dapat merasakan manfaat dari Al-Quran. Kita mulai dari Bekasi dan program ini, lalu menciptakan 1000 cabang rumah tahfidz. Semoga program ini dapat terlaksana dan dapat memiliki cabang di kota-kota lain. Mohon doa dan dukungannya.” ujar Tika Ariandini.
Rumah Infaq juga memiliki Program SERUAN yakni “Satu Rumah Satu Hafidz Al-Qur’an” dan akan dibuka 1.000 cabang di Bekasi.
Dengan Al-Qur’an ini diharapkan diri, keluarga, bangsa dan negara akan mulia.
Yang berada di wilayah Bekasi, bisa ikut serta membersamai program SERUAN ini, dengan berbagai hal seperti menjadi Muhafidz, Rumahnya dijadikan Rumah Tahfidz, Relawan, dan lainnya.
Direktur Al-Quran University, Ustadz Umar Anzilin, memiliki tujuan memberantas buta huruf Al-Quran, ia mengajak para santri dan masyarakat, baik anak muda ataupun orang tua, untuk bergabung dalam program Rumah Tahfidz Al-Quran University.
“Kami berharap para santri TPQ yang sudah belajar Al-Quran bisa melanjutkan ke program hafalan, kemudian di rumah tahfidz ini kita buat bagaimana program hafalannya bisa bersanat. Kita juga mengajak kepada pihak pemerintahan untuk saling bekerja sama dengan Rumah Infaq dan Al-Qur’an University dalam mengembangkan program pemberantasan buta huruf Al- Quran, khususnya di wilayah Bekasi ini.” ujar Ustadz Umar Anzilin.
Metode dalam program hafal Al-Quran yang digunakan pun sangat memudahkan para santri dalam belajar. “Masya Allah luar biasa dari cara menghafalnya dan teknik-tekniknya bagus sekali, maka dari itu saya memilih pondok ini.” ujar Saputri Julita, salah satu santri Al-Quran University.
Sementara, bagi anak-anak dan para orang tua yang mempunyai keinganan belajar dan hafal Al-Quran dapat mengikuti program Rumah Tahfidz Al-Quran University. Kelak agar berhasil mencetak penerus tahfidz Al-Quran yang lebih unggul.
(Putri Atika Chairulia)











