BEKASIMEDIA.COM – Anggota DPRD Jawa Barat Heri Koswara mendengarkan keluhan praktisi sekolah swasta di Kota Bekasi. Melalui Channel Youtube Bang HK, Selasa (24/8/2021) kemarin ia mengajak berdialog Sekretaris Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi Ayung Sardi Dauly.
Pertama, Heri Koswara menanyakan apa saja kegiatan BMPS di masa pandemi. Ayung Sardi menjawab kegiatannya ya tidak jauh dengan upaya-upaya agar anak-anak Kota Bekasi tetap mendapatkan pendidikan yang layak. Ia juga menjelaskan terkait BMPS.
“BMPS ini lebih tua dari Kota Bekasi. Dulu namanya BMPS Bekasi sebelum pemekaran Kota dan Kabupaten Bekasi. Saya sudah bergerak di BMPS, sejak sebelum Kota Bekasi lahir,” katanya.
BMPS Kota Bekasi, kata Ayung, ingin membantu pemerintah menyelenggarakan pendidikan layak bagi masyarakat. Apalagi Bekasi kan visi-misinya Bekasi Cerdas.
“Dalam realitasnya kan pemerintah juga belum bisa memenuhi kebutuhan pendidikan. Artinya keberadaan BMPS ini membantu kewajiban pemerintah?” Heri Koswara menanyakan bagaimana perhatian pemerintah ke sekolah swasta.
Ayung menjelaskan dulu pada saat pemerintah belum punya sekolah yang banyak, itu kan swasta yang membantu menyelenggarakan. “Nah setelah pemerintah punya banyak sekolah negeri. Itu ibarat anak kandung. Ya pemerintah lebih mengutamakan anak kandung.”
“Apakah ada bentuk kerjasama, MOu atau semacamnya?” tanya Heri Koswara lagi.
“Ya ada sih itu perjanjian kerjasama. Tapi kan Mou itu kedua belah pihak. Ada yang menjalankan ada yang enggak. Kepala daerah juga kan ganti-ganti,” jelas Ayung.
Namun demikian, Ayung tetap tegar dengan kondisi yang ada, “Ada support atau tidak ada support kami tetap berkiprah sih, tapi kan menurut amanat undang-undang juga pemerintah harus memberikan perhatian.”
Terkait harapan untuk pemerintah daerah, Ayung menjelaskan harapannya sederhana. Ingin perhatian lebih. “Saat ini belum. Itu semuanya berlaku dari pusat sampai daerah. Di pusat ada BMPS nasional. Berjuangnya di DPR dan kementerian pendidikan. Ada juga BMPS Provinsi, ada juga BMPS Kota dan Kabupaten.”
Ayung juga mengadu kepada Heri Koswara, bahwa dunia pendidikan Kota Bekasi beberapa tahun terakhir mengalami kemunduran, miris karena hanya jadi bancakan politik.
Bancakan politik seperti apa yang dimaksud BMPS?
Bisa disimak di sini











