BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 25 Agu 2021 10:01 WIB ·

Pendidikan di Kota Bekasi Jadi Bancakan Politik, Sekolah Swasta Ngadu ke Heri Koswara


 Pendidikan di Kota Bekasi Jadi Bancakan Politik, Sekolah Swasta Ngadu ke Heri Koswara Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Anggota DPRD Jawa Barat Heri Koswara mendengarkan keluhan praktisi sekolah swasta di Kota Bekasi. Melalui Channel Youtube Bang HK, Selasa (24/8/2021) kemarin ia mengajak berdialog Sekretaris Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi Ayung Sardi Dauly.

Pertama, Heri Koswara menanyakan apa saja kegiatan BMPS di masa pandemi. Ayung Sardi menjawab kegiatannya ya tidak jauh dengan upaya-upaya agar anak-anak Kota Bekasi tetap mendapatkan pendidikan yang layak. Ia juga menjelaskan terkait BMPS.

“BMPS ini lebih tua dari Kota Bekasi. Dulu namanya BMPS Bekasi sebelum pemekaran Kota dan Kabupaten Bekasi. Saya sudah bergerak di BMPS, sejak sebelum Kota Bekasi lahir,” katanya.

BMPS Kota Bekasi, kata Ayung, ingin membantu pemerintah menyelenggarakan pendidikan layak bagi masyarakat. Apalagi Bekasi kan visi-misinya Bekasi Cerdas.

“Dalam realitasnya kan pemerintah juga belum bisa memenuhi kebutuhan pendidikan. Artinya keberadaan BMPS ini membantu kewajiban pemerintah?” Heri Koswara menanyakan bagaimana perhatian pemerintah ke sekolah swasta.
Ayung menjelaskan dulu pada saat pemerintah belum punya sekolah yang banyak, itu kan swasta yang membantu menyelenggarakan. “Nah setelah pemerintah punya banyak sekolah negeri. Itu ibarat anak kandung. Ya pemerintah lebih mengutamakan anak kandung.”

“Apakah ada bentuk kerjasama, MOu atau semacamnya?” tanya Heri Koswara lagi.

“Ya ada sih itu perjanjian kerjasama. Tapi kan Mou itu kedua belah pihak. Ada yang menjalankan ada yang enggak. Kepala daerah juga kan ganti-ganti,” jelas Ayung.

Namun demikian, Ayung tetap tegar dengan kondisi yang ada, “Ada support atau tidak ada support kami tetap berkiprah sih, tapi kan menurut amanat undang-undang juga pemerintah harus memberikan perhatian.”

Terkait harapan untuk pemerintah daerah, Ayung menjelaskan harapannya sederhana. Ingin perhatian lebih. “Saat ini belum. Itu semuanya berlaku dari pusat sampai daerah. Di pusat ada BMPS nasional. Berjuangnya di DPR dan kementerian pendidikan. Ada juga BMPS Provinsi, ada juga BMPS Kota dan Kabupaten.”

Ayung juga mengadu kepada Heri Koswara, bahwa dunia pendidikan Kota Bekasi beberapa tahun terakhir mengalami kemunduran, miris karena hanya jadi bancakan politik.

Bancakan politik seperti apa yang dimaksud BMPS?

Bisa disimak di sini

https://youtu.be/a1SAjZiB5a0

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru