BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 22 Jul 2021 21:18 WIB ·

DPRD Khawatir Kasus Covid-19 Naik Lagi Usai Lebaran, Semua Pihak Diminta Waspada


 DPRD Khawatir Kasus Covid-19 Naik Lagi Usai Lebaran, Semua Pihak Diminta Waspada Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Ahmad Ushtuchri menyatakan bahwa perpanjangan PPKM ini keputusan tepat mengingat angka kasus Covid-19 belum benar-benar turun. Meskipun angka BOR sudah turun, kata Ushtuchri bukan berarti masyarakat sudah bebas beraktivitas normal. Oleh karena itu dirinya meminta pemerintah mengevaluasi kembali dengan cermat.

“Ya walaupun angka BOR-nya sudah turun di masyarakat kita masih lihat kiri-kanan angka penularan begitu tinggi masih tinggi karenanya PPKM diperpanjang ini tepat, hanya evaluasinya harus terukur supaya masyarakat juga punya panduan,” jelas Ushtuchri saat ditemui Kamis (22/7/2021).

Kata Ushtuchri, hari ini masyarakat masih banyak yang main perasaan. Dalam arti ada rasa iri dengan negara lain karena sudah bisa bebas keluar rumah, berkumpul lepas masker bahkan menonton ramai-ramai sepak bola di stadion.

“sekarang ini orang-orang mainnya perasaan. Perasaan udah bisa kayak orang lain gitu kayak di Inggris dan perasaan orang-orang udah bisa ke stadion, di Bandung bahkan timbul demo. Tapi memang ini tantangannya. Jangan sampai lengah. Masyarakat Inggris saja yang produsen vaksin itu, para ahlinya keberatan lockdown dibuka,” katanya.

Dirinya berharap kepatuhan masyarakat yang masih bervariatif soal PPKM bisa menjadi acuan bagi Pemkot menegakkan hukum dengan bijak.

“Kita berharap law enforcement PPKM juga ditegakkan tapi tentu dengan gaya yang humanis karena hari ini banyak orang terpaksa keluar bukan karena nggak paham tapi karena tapi nggak bisa makan,” tukasnya.

Oleh karena itu dirinya juga berharap bantuan sosial (Bansos) pusat maupun daerah segera turun sehingga masyarakat punya ketahanan menghadapi pandemi.

Selain itu karena dikhawatirkan selepas momen Iduladha, kasus kembali naik, Ustuchri meminta semua waspada. Baik Rumah Sakit, Satgas, Nakes hingga ketersediaan oksigen di setiap RT/RW.

“Kita lihat kiri-kanan, barangkali ada yang membutuhkan. Yang kelebihan harta kita mari kita berbagi.
Kita prihatin Masyarakat banyak kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
Kita berharap satgas dan aparat terkait bisa memetakan dan siaga,” tukasnya.

Adapun di momen Iduladha ini, Ushtuchri mengharapkan warga merasa saling senasib sepenanggungan, memiliki jiwa socialpreneur dan ikhlas berbagi kepada sesamanya yang membutuhkan, seperti keteladanan kerelaan Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail. (Denis)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru