BEKASIMEDIA.COM – Pemerintah Kota Bekasi bersama jajaran Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota menggelar tes rapid antigen kepada pengendara arus balik mudik di dua Pos untuk di Kota Bekasi antara lain, Pos Tong Yang Inspeksi Kalimalang dan Sasak Jarang Kota Bekasi.
Pos Rapid Antigen Gratis Bagi masyarakat yang mudik bekerjasama dengan Polsek Bekasi Timur dan Polres Metro Bekasi Kota diberikan kepada pemudik arus balik.
Ipda Djoko Margono, Perwira Pengendali Pos Pam Tong Yang Inspeksi Kalimalang Bekasi, mengatakan pemeriksaan tes antigen dilakukan puncaknya sejak Minggu, (16/5) kemudian dilanjutkan kembali Senin, (17/5) secara acak.
Para personel di lapangan memeriksa hasil rapid antigen yang dibawa pemudik.
Ipda Djoko menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara acak bagi pengendara arus mudik. “Pengetesan berlangsung 15 menit di Pos Tong Yang Inspeksi Kalimalang Bekasi baru ada 35 yang diperiksa dari target 88 pemudik,” tutur Ipda Djoko.
Sedangkan, untuk hasil rapid antigen reaktif, pengendara langsung dites PCR.
“Mereka menunggu tidak sampai 15 menit dan sudah dapat hasil. Jadi kalau dari antigen mereka negatif makanya sudah boleh, dan kita berikan hasil di tangan mereka,” tegas Ipda Djoko.
“Saya melakukan pemantuan pemudik arus balik sudah ada 35 pemudik sampai malam targetnya 88 pemudik yang diperiksa dan hasilnya Alhamdulillah non reaktif,” paparnya.
Rata-rata dari Pantura, Subang, Cirebon Jawa Tengah. Arus lalu lintas saat ini lancar tidak ada penumpukan dan kemacetan.
Rencananya tes antigen swab berlangsung dari tanggal 16 hingga 24 Mei. “Saya mengimbau kepada para pemudik mohon diikuti saja program dan aturan dari pemerintah. Jika, tidak ada keperluan lebih baik tidak usah mudik, tetap jaga kesehatan dan prokes tetap dijalankan,” pintanya.
Dari 35 jumlah pemudik yang melakukan pemeriksaan tes antigen, hasilnya non reaktif untuk lokasi di Pos Tong Yang Inspeksi Kalimalang.
Sementara itu, Ipda Parjono Pengendali Pospam Sasak Jarang Kota Bekasi, menuturkan, sebanyak 69 pemudik yang tengah diperiksa hari ini Senin, (17/5).
“Tidak ada yang positif semua negatif (non reaktif) saat diperiksa. Kita langsung habiskan di hari ini untuk pemeriksaan hanya mencapai 69 pemudik,” tambah Ipda Parjono saat ditemui di Pos Sasak Jarang Kota Bekasi.
Pemeriksaan dilakukan dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB yang tersedia 69 tes antigen di Pos Sasak Jarang. “Hasilnya non reaktif. Setelah ini, kami akan menyediakan kembali selama 24 jam melalui 3 shift,” paparnya.
Untuk pelanggaran Prokes terdapat satu atau dua pemudik arus balik, langsung kami tegur dan kami berikan masker untuk menaati peraturan yang berlaku.
Sebanyak 43 personel yang dikerahkan untuk menjaga pos keamanan, terdiri dari 3 pilar, Dandim, TNI, Polri, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Satpol PP Kota Bekasi, Dinas Kesehatan Kota Bekasi.
“Kami minta bagi pemudik, silakan taati aturan pemerintah, ikutin tes rapid, Swab, dan memakai masker,” tutur Ipda Parjono seraya menjelaskan bahwa pemudik yang datang kebanyakan berasal dari Jawa tengah, Tegal.
Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Dezi Sukrawati mengatakan, Pemkot Bekasi menyiapkan tempat isolasi di GOR Chandrabhaga dan di RSUD kita di Bekasi Utara.
“Kalau PCR-nya positif baru nanti kita isolasi, tapi kalau misal hasil PCR-nya negatif berarti nanti kita izinkan melanjutkan perjalanan tapi dia kita sarankan untuk isolasi di rumahnya masing-masing,” tambahnya.
Untuk tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyiagakan 8 orang di setiap pos dalam satu shift. Posko sendiri akan berlangsung selama 24 jam yang dibagi dalam 3 shift. ***











