BEKASIMEDIA.COM Darurat Medis, BSMI Kirim RS Lapangan dan Ambulans ke Mamuju-Majene

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 17 Jan 2021 10:10 WIB ·

Darurat Medis, BSMI Kirim RS Lapangan dan Ambulans ke Mamuju-Majene


 Darurat Medis, BSMI Kirim RS Lapangan dan Ambulans ke Mamuju-Majene Perbesar

Jakarta — Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) akan mengirimkan tenda Rumah Sakit Lapangan (RSL), ambulans, obat-obatan, armada dan tenaga medis ke lokasi gempa Majene-Mamuju, Sulawesi Barat.

Ketua Umum DPN BSMI Muhammad Djazuli Ambari mengatakan, alat-alat medis dan tenda Rumah Sakit Lapangan akan berangkat dari Jakarta lewat jalur laut.

Djazuli mengatakan, tim relawan BSMI dari Sulawesi Selatan sudah di Mamuju dan melakukan assesment kebutuhan awal. Ia menyebut, selain kebutuhan pangan dan logistik untuk pengungsi, saat ini yang paling dibutuhkan adalah pertolongan medis.

“Sehingga tim yang diberangkatkan awal adalah tenaga medis, tenda Rumah Sakit Lapangan, obat-obatan untuk tindakan pertolongan awal,” papar Djazuli dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (17/1/2021).

Djazuli mengatakan, tim relawan BSMI akan menggunakan ambulans untuk melakukan mobile klinik guna mendatangi pos-pos pengungsian.

“Jika ternyata dibutuhkan RS Lapangan BSMI akan berdiri. Dukungan alat-alat medis juga akan didatangkan dari BSMI Sulawesi Tengah yang sudah bersiap ke lokasi,” ujar Djazuli.

Wakil Sekretaris BSMI Sulsel Jamil Hamzah mengatakan, 3 relawan BSMI Sulsel sudah berada di posko induk Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat guna melakukan pendataan kebutuhan awal.

“Kebutuhan paling mendesak yang bisa dipenuhi BSMI adalah kebutuhan medis. Beberapa RS dan klinik di Sulbar mengalami kerusakan berat. Beberapa tenaga medis asal Sulbar juga menjadi korban sehingga bantuan tenaga medis dari luar sangat diperlukan,” terang Jamil.

Jamil juga menyebut, pada Sabtu (16/1) BSMI Sulsel kembali mengirim bantuan gelombang kedua terdiri dari 2 dokter, 1 perawat dan 2 tim teknis.

“InsyaAllah akan mendirikan posko kesehatan. Menurut informasi tim, SPBU di Sulbar sudah beroperasi, listrik sudah mulai beroperasi meskipun masih ada yang memakai genset,” ujarnya.

Ketua BSMI Sulteng dr Idham Rahman menambahkan, tim relawan BSMI Donggala Sulteng sudah dalam perjalanan menuju Sulbar. Relawan BSMI Donggala terdiri dari tenaga medis.

“Melalui jalur darat via Palu. Alat-alat medis di klinik BSMI Sigi Sulteng juga siap untuk dibawa ke Sulbar guna melakukan tindakan medis bagi korban dan penyintas,” ujar Idham.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru