BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 18 Jul 2020 07:20 WIB ·

Sekretaris Dewan Kota Bekasi Bantah 19 Pegawai Sekretariat Positif Covid-19


 Sekretaris Dewan Kota Bekasi Bantah 19 Pegawai Sekretariat Positif Covid-19 Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, M. Ridwan membantah 19 pegawai Sekretariat DPRD Kota Bekasi positif terpapar Covid-19. Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan konferensi pers di gedung DPRD Kota Bekasi, Jumat (17/7/2020).

Kendati membantah, ia membenarkan adanya pernyataan pernah positif covod-19 pada Kabag Legislasi, Protokol dan Persidangan (LPP), Lusiana. Selebihnya, para pegawai, ASN dan TKK statusnya negatif terpapar Covid-19.

“Memang benar, Bu Lusi positif pada awal hasil Swab Test Jumat pekan lalu. Kemudian kita koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Saya kirim surat ke wali kota. Atas izin Wali Kota Bekasi, dilakukan tracking dan Swab Test. Minggu dilakukan tracking sebanyak 39 orang, bukan 19 orang meliputi Kabag, Kasubag dan seluruh unsur pegawai di Sekretariat DPRD Kota Bekasi melakukan Swab Test dan hari Senin dinyatakan negatif semua,” papar Ridwan.

Untuk Lusiana sendiri, pihaknya melakukan Swab Test kembali hari Senin dan pada hari Selasa hasilnya sudah keluar dan negatif covid-19.

“Ya sudah karena untuk berjaga-jaga, akhirnya Bu Lusi WFH (work from home) saja. Senin besok masuk kembali,” imbuhnya.

Dengan demikian, Ridwan meminta beredarnya berita mengenai 19 pegawai DPRD tidak diperlebar lagi karena sudah ada hasil Swab Test.

“Karena itu, kami perlu luruskan informasi yang sudah beredar bahwa itu tidak benar, banyak pegawai positif, semua negatif,” katanya.

Demi memastikan kenyamanan dan penerapan protokol kesehatan yang benar mencegah tersebarnya virus Covid-19 DPRD, kata Ridwan, merutinkan penyemprotan disinfektan sebanyak dua kali sepekan.

“Itu upaya-upaya kami bagaimana orang saat ke sini bisa bersugesti, di sini sehat, agar menguatkan. Maka sebagai langkah pencegahan kita lakukan penyemprotan dua kali setiap minggu sehingga kenyamanan dengan protokol kesehatan dikedepankan. Thermo gun kita juga ada 4, cairan disinfektan dan handsanitizer. Jadi yang masuk ke sini, dicek suhu. Ditambah adanya layanan kesehatan dari Dinkes bekerjasama dengan Puskesmas khusus untuk para anggota dewan. Untuk Sekwan juga mulai diwajibkan olahraga. Ya harapan ke depan, kalau ada hal yang aneh-aneh, yang hoaks, sampaikan saja, nanti saya respons,” tukas Ridwan. (denis)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru