BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 11 Mei 2020 22:12 WIB ·

Hasil PCR di Pasar, 2 Positif Covid 19 Berasal dari Pedagang Pasar Wisma Asri


 Hasil PCR di Pasar, 2 Positif Covid 19 Berasal dari Pedagang Pasar Wisma Asri Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengumumkan hasil PCR Test Covid-19 yang disebar di beberapa pasar dan pusat pertokoan.

Dalam wawancara dengan awak media, Senin (11/5/2020), Rahmat Effendi mengatakan bahwa dari hasil tes swab tersebut ada 2 yang positif dari Pasar Wisma Asri Kecamatan Bekasi Utara.

2 orang terpapar Positif Covid-19 dengan rincian 1 orang pria berinisial R, berprofesi sebagai penjual ayam potong. Satu lagi pria berinisial H yang berada di kios. Akan tetapi, Wali Kota menjabarkan bahwa kedua orang tersebut bukan ber-KTP Kota Bekasi.

Inisial R ber-KTP di Kabupaten Bekasi yang sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Sedangkan untuk inisial H ber KTP Kabupaten Bogor, Wali Kota akan menghubungi Bupati Bogor untuk segera ditindaklanjuti karena H hanya singgah di Pasar Wisma Asri dan pulang ke Kabupaten Bogor.

“Tentunya kita akan terus lakukan tracking si pasien positif Covid 19, mereka ini Orang Tanpa Gejala (OTG), karena mereka sehari hari masih beraktivitas di pasar, akan lebih berbahaya karena ritme pasar sangat rentan dengan ramainya orang orang yang ingin membeli bahan pokok sehari hari, hasil pasar kemarin juga masih ada sebagian yang diolah menunggu hasil,” jelas Rahmat Effendi.

Dilanjutkan, untuk regulasi kedepan terkait pasar-pasar yang ada di Kota Bekasi dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan dibuatkan satu pintu untuk setiap pasar, agar mudah memonitor pergerakkan dari pengunjung.

“Untuk Psychal Distancing nya juga kita terapkan, mengenai waktu juga sudah kita buatkan aturan,” tegas Pepen (panggilan akrabnya-red).

“Masalah penjagaan dan penerapannya kita sudah ketatkan, akan tetapi kepatuhan masih rendah. Saat sidak, masih banyak yang tidak menggunakan masker dan santai saja tidak seperti ada wabah yang berbahaya, tapi dari Pemerintah Kota Bekasi juga telah berupaya dalam segala hal dalam pencegahan Covid 19 ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa hari terakhir, Pemkot Bekasi telah melakukan tes PCR di pasar-pasar. Jumlah sampel per pasar kurang lebih 50 PCR (Polymerhase Chain Reaction). Jumlah total keseluruhan kurang lebih 700 alat tes swab.
(Humas Pemkot Bekasi)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru