BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 12 Apr 2018 13:26 WIB ·

BBM Naik diam-diam, KAMMI Se-Jabodetabek Kepung Kantor Pusat Pertamina


 BBM Naik diam-diam, KAMMI Se-Jabodetabek Kepung Kantor Pusat Pertamina Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ratusan kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Se-Jabodetabek menggelar aksi kepung kantor Pertamina, Gambir, Jakarta Pusat (12/4).

Koordinator KAMMI Se-Jabodetabek, Jimmy Julian mengatakan aksi ini buntut atas kelangkaan BBM jenis premium dan naiknya harga BBM jenis pertalite dalam dua bulan terakhir sehingga menyebabkan gejolak inflasi dan kenaikan bahan-bahan pokok.

Jimmy menuturkan, Beberapa KAMMI Daerah Se-Indonesia sudah melakukan aksi nasional beberapa pekan terkahir, kini giliran Jabodetabek meneruskan dan manyampaikannya langsung ke kantor pusat PT. Pertamina.

“Kami datangi kantor Pertamina agar mereka tidak melakukan cipta kondisi memaksa masyarakat pindah ke BBM jenis pertalite yang lebih mahal dengan melangkakan BBM jenis Premium, juga menolak atas kenaikan BBM Jenis Pertalite yang diatur oleh Pertamina” Kata Jimmy, Kamis (12/4).

Koordinator aksi, Risdam menjelaskan bahwa KAMMI Se-Jabodetabek selain menuntut Pertamina juga menuntut Pemerintah untuk tidak membenturkan masyarakat dengan mekanisme harga minyak dunia, karena akan menciptakan tekanan pada daya beli masyarakat ketika BBM naik secara diam-diam.

“Meskipun naiknya hanya seharga permen, tetapi kenaikan BBM memiliki dampak multiplier terhadap harga bahan pokok terutama menjelang datangnya bulan suci Ramadhan,” tuturnya.

Sementara Ketua KAMMI Daerah Bekasi, Egi Gustiana Putra menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM ini sangat dirasakan oleh masyarakat Kota Bekasi sebagai kota industri dan perdagangan.

“Kenaikan harga BBM ini tengah mencekik masyarakat bawah di Kota Bekasi. Meski naik hanya beberapa rupiah namun menurut BPS telah menyebabkan inflasi sebesar 0,20 %. Di kota metropolitan, aktivitas dan usaha masyarakat sangat bergantung dengan bahan bakar,” terang Egi mewakili aspirasi daerahnya.

KAMMI Se-Jabodetabek melakukan aksi long march dari stasiun Gambir menuju kantor pusat Pertamina dengan agenda tuntutan:

1. Menolak dengan tegas kenaikan harga BBM
2. Menuntut Pertamina menjaga ketersediaan BBM Jenis Premium
3. Menuntut Pertamina transparan dalam penentuan harga dasar pertalite dan tidak mencipta kondisi untuk memaksa masyarakat beralih ke BBM jenis pertalite.

Diakhir aksi, KAMMI menuntut jika dalam waktu 1 minggu Pertamina tidak menurunkan harga, akan kembali menurunkan masa lebih banyak lagi. ***

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru