502 Bad Gateway


cloudflare
BEKASIMEDIA.COM DPRD Bekasi: Proyek PSN Tak Beri Manfaat Langsung, Kerja Sama Harus Lebih Ketat

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Advertorial · 9 Jun 2025 14:18 WIB ·

DPRD Bekasi: Proyek PSN Tak Beri Manfaat Langsung, Kerja Sama Harus Lebih Ketat


 DPRD Bekasi: Proyek PSN Tak Beri Manfaat Langsung, Kerja Sama Harus Lebih Ketat Perbesar

BEKASIMEDIA.COM — Komisi II DPRD Kota Bekasi menilai proyek Strategis Nasional (PSN) yang sedang berjalan, seperti pekerjaan galian pipa SPAM dan pemasangan jaringan fiber optic (FO), belum memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Bekasi. Hal ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pelaksana proyek di Gedung DPRD Kota Bekasi, Rabu (4/6/2025).

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Ahmad Murodi, menyampaikan kekecewaannya terhadap proyek yang hanya menjadikan Kota Bekasi sebagai lintasan semata tanpa kerja sama yang jelas.

“PSN ini tidak ada benefitnya bagi Kota Bekasi. Tadi saya juga menanyakan seperti apa bentuk kerja samanya, karena mereka mengatakan ini adalah proyek nasional. Maka, Bekasi hanya jadi jalur lintasan saja,” ujar Murodi kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa ke depan DPRD akan memperketat proses kerja sama, termasuk dalam pengawasan proyek-proyek lintas daerah atau nasional.

“Kita lihat saja seperti TPST Bantargebang. Ada kepentingan DKI Jakarta, tapi mereka memberi kompensasi. Jadi ini soal kerja sama yang pasti, bukan sekadar proyek lewat,” tegasnya.

Murodi juga mengkritik kurangnya informasi awal mengenai proyek galian pipa ini kepada para anggota DPRD yang baru menjabat. Menurutnya, jika informasi lebih awal diberikan, maka pengawasan bisa dilakukan lebih maksimal.

“Pekerjaan penggalian ini terjadi sebelum kami, anggota dewan baru, mengetahuinya. Kalau tahu dari awal, mungkin akan lebih ketat. Sekarang imbasnya kita yang kena di daerah pemilihan masing-masing,” jelasnya.

Senada dengan DPRD, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi juga menyebut bahwa pekerjaan FO tidak memberikan keuntungan langsung. Namun, menurut mereka ada satu sisi positif yang dirasakan, yakni aspek estetika.

“Manfaat yang kami rasakan lebih ke estetika. Kabel-kabel yang semrawut di udara kini ditanam di bawah tanah. Selain itu, proyek ini tidak membebani APBD karena dananya berasal dari pusat,” ujar perwakilan Dinas BMSDA dalam RDP.

Rapat ini menjadi momentum awal DPRD Kota Bekasi untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap proyek-proyek nasional yang melintasi wilayah mereka agar ke depannya membawa manfaat yang nyata bagi daerah.

Reportase: Denis
(ADV/Humas Setwan DPRD Kota Bekasi

Artikel ini telah dibaca 160 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

RSUD CAM Kota Bekasi Gelar Simulasi Akreditasi Mandiri, Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

30 September 2026 - 16:46 WIB

Interupsi Warnai Paripurna KUA-PPAS, Yenny Sebut Dewan Bingung Jelaskan ke Konstituen

10 September 2026 - 17:23 WIB

Keras! Agus Rohadi Persoalkan Pokir DPRD: Kalau Tak Diakomodasi, Jangan Ada Reses

10 September 2026 - 16:28 WIB

Anggaran Kota Bekasi Rp7,5 Triliun Disepakati, DPRD Soroti Efisiensi dan Pengawasan

10 September 2026 - 15:05 WIB

DPRD Kota Bekasi Gelar Sosialisasi Raperda, Perkuat Partisipasi Publik dalam Pembentukan Perda

5 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Abdul Aziz Adwani Kenang Perjuangan PKS Menghadirkan Sekolah Gratis

17 Mei 2026 - 05:12 WIB

Trending di Legislatif