502 Bad Gateway


cloudflare
BEKASIMEDIA.COM Komisi IV Minta Evaluasi Anggaran Disdik Bekasi, Belanja Operasional Dinilai Terlalu Dominan

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Advertorial · 21 Mei 2025 23:13 WIB ·

Komisi IV Minta Evaluasi Anggaran Disdik Bekasi, Belanja Operasional Dinilai Terlalu Dominan


 Komisi IV Minta Evaluasi Anggaran Disdik Bekasi, Belanja Operasional Dinilai Terlalu Dominan Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Jumat (21/5/2025) Komisi IV DPRD Kota Bekasi meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi untuk mengevaluasi secara menyeluruh postur anggaran pendidikan tahun 2024. Evaluasi diperlukan karena alokasi anggaran yang besar dinilai belum berdampak signifikan terhadap peningkatan fasilitas dan sarana prasarana sekolah.

Permintaan tersebut disampaikan anggota Komisi IV dari Fraksi PKS, Bambang Purwanto, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Disdik Bekasi dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun 2024.

“Anggaran besar, tapi masih banyak masalah di sekolah, terutama soal fasilitas dan perawatannya,” ujar Bambang kepada bekasimedia.com.

Komisi IV mencatat bahwa total anggaran Disdik tahun 2024 mencapai Rp1,9 triliun atau hampir 30 persen dari total APBD Kota Bekasi. Padahal, menurut ketentuan nasional, alokasi minimal untuk sektor pendidikan hanya sebesar 20 persen.

Namun dari anggaran tersebut, sekitar Rp1,76 triliun dialokasikan untuk belanja operasional, seperti gaji pegawai, pengadaan barang dan jasa, serta hibah. Hanya sekitar Rp132 miliar yang digunakan untuk belanja modal, yang semestinya difokuskan untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendidikan.

Ketimpangan ini menjadi sorotan dewan, terlebih munculnya kasus viral di media sosial terkait buruknya fasilitas dan sanitasi di SDN Margahayu, Bekasi Timur, yang memperkuat kekhawatiran masyarakat akan lemahnya pengelolaan anggaran pendidikan.

Meski demikian, Komisi IV tetap mengapresiasi sejumlah capaian positif Disdik Kota Bekasi berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU) tahun 2024. Beberapa indikator telah melampaui target, antara lain:

  • Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM): 84,54 poin (100,40% dari target 84,20)

  • Rata-rata lama sekolah: 11,79 tahun (101,22% dari target 11,65 tahun)

  • Harapan lama sekolah: 14,14 tahun (100,07% dari target 14,13 tahun)

  • Capaian Smart School: 38 sekolah (95% dari target 40 sekolah)

Namun demikian, nilai AKIP (Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) masih berada pada angka 60,05, atau baru mencapai 72,45 persen dari target 83.

Bambang juga berharap agar kepala Dinas Pendidikan ke depan merupakan sosok yang memiliki kompetensi dalam manajemen pendidikan. “Dengan anggaran sebesar ini, dibutuhkan manajer pendidikan yang mampu mengelola secara efektif dan efisien,” tutupnya.

(ADV/Humas Setwan DPRD Kota Bekasi)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

RSUD CAM Kota Bekasi Gelar Simulasi Akreditasi Mandiri, Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

30 September 2026 - 16:46 WIB

Interupsi Warnai Paripurna KUA-PPAS, Yenny Sebut Dewan Bingung Jelaskan ke Konstituen

10 September 2026 - 17:23 WIB

Keras! Agus Rohadi Persoalkan Pokir DPRD: Kalau Tak Diakomodasi, Jangan Ada Reses

10 September 2026 - 16:28 WIB

Anggaran Kota Bekasi Rp7,5 Triliun Disepakati, DPRD Soroti Efisiensi dan Pengawasan

10 September 2026 - 15:05 WIB

DPRD Kota Bekasi Gelar Sosialisasi Raperda, Perkuat Partisipasi Publik dalam Pembentukan Perda

5 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Abdul Aziz Adwani Kenang Perjuangan PKS Menghadirkan Sekolah Gratis

17 Mei 2026 - 05:12 WIB

Trending di Legislatif