BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 16 Feb 2023 08:08 WIB ·

Keluarga Pewakaf Tak Terima, Stadion Mini H. Natrom Nursyamsu Mustikajaya Jadi Lokasi Pornoaksi


 Keluarga Pewakaf Tak Terima, Stadion Mini H. Natrom Nursyamsu Mustikajaya Jadi Lokasi Pornoaksi Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Masyarakat Mustikajaya Kota Bekasi dihebohkan dengan viralnya video porno aksi seorang pemuda di Stadion Mini H. Natrum Nursyamsu, (14/02/2023).

Video porno aksi dengan durasi kurang lebih 58 detik ini membuat geram warga Mustikajaya, khususnya Nurhayati, cucu dari Almarhum Haji Natrom Nursyamsu.

“Saya Nurhayati cucu dari Almarhum H.Natrom Nursyamsu yang mewakafkan tanahnya untuk dijadikan Stadion Mini tersebut mewakili keluarga besar dan mewakili masyarakat Mustikajaya mengutuk keras kegiatan Porno Aksi yang viral tersebut,” ungkap Nurhayati menyampaikan keresahannya.

Nurhayati juga menyampaikan kegiatan porno aksi yang secara sengaja direkam dengan dan disebarkan melalui media sosial tersebut merupakan tindakan pelecehan terhadap masyarakat Mustikajaya.

Cucu pemilik tanah wakaf Stadion ini juga tidak menyangka bahwa pelaku melakukan aksinya di pusat Kecamatan Mustikajaya dengan lingkungan perumahan penduduk yang padat.

“Stadion tersebut letak nya di tengah Kecamatan Mustikajaya. Bersebrangan dengan Kantor Kecamatan Mustikajaya dan Kelurahan Mustikajaya. Sekitarnya merupakan lingkungan perumahan padat penduduk. Masjid dan sekolah pun tidak jauh dari sana, artinya tempat tersebut merupakan pusat keramaian,” ujar Nurhayati.

Di dalam video tersebut tampak seorang pemuda tanpa busana melakukan aksi tidak senonoh, memamerkan alat vitalnya tanpa malu-malu, pada malam hari di sebuah stadion.

“Ini merupakan tindakan amoral yang biadab, dilakukan di sarana umum masyarakat dan dilakukan secara sadar oleh pelaku,” kata Nurhayati menambahkan pernyataannya.

Saat ditanya perihal respon pemerintah atau aparat dalam menanggapi hal ini, Nurhayati mengaku baru mendapat informasi kemarin.

“Baru kemarin tahu, itupun kami beritahu. Begitu juga Kadispora selaku yang bertanggung jawab untuk pengelolaan Stadion se Kota Bekasi. Belum ada kabar dari pemerintah daerah apakah hal ini sudah di urus secara hukum, bahkan Kadispora menyerahkan kepada kami untuk melakukan pelaporan ke polisi,” imbuh Nurhayati.

Ketika mencoba menerka siapa pelaku tindakan asusila ini, Nurhayati belum bisa memprediksi apakah pelaku adalah warga Mustikajaya.

“Tetapi jelas orang tersebut paham kondisi lingkungan di sekitar Stadion Mini H.Natrom Nursyamsu sehingga punya waktu yang tepat untuk melakukan aksinya,” kata Nurhayati

Sudah dua minggu video dengan “watermark” @nakedbks ini viral di media sosial.

“Di stadion mini Haji Natrom Nursyamsu itu ada pengurus yang ditunjuk oleh Dispora Kota Bekasi, setelah kejadian ini menjadi viral, masyarakat banyak yang menginformasikan kepada saya bahwa hal-hal yang tidak baik (amoral) beberapa kali terjadi, namun yang ekstrim yang ini karena di unggah videonya ke media sosial oleh pelaku. Setelah kami telusuri akun pelaku sudah di blokir oleh google,” Nurhayati kembali menjelaskan.

Nurhayati selaku warga sesepuh Mustikajaya berharap aparat hukum dan Pemerintah Kota Bekasi segera mengusut dan menangkap pelakunya, dan diberikan hukuman yang setimpal sesuai hukum normatif di NKRI, agar mendapatkan efek jera serta menjadi contoh untuk yang lain agar tidak melakukan hal yang sama.

PENGURUS STADION KURANG PEDULI

Selain soal video porno aksi di stadion yang viral, Nurhayati juga mengeluhkan kondisi dan fasilitas stadion mini tersebut.

“Jangankan video amoral macam itu dan kegiatan-kegiatan negatif di stadion mini itu, pengurus juga kurang peduli kondisi,” lanjut Nurhayati.

Nurhayati merasa amanah kakeknya tidak ditunaikan dengan baik oleh pihak yang diberikan tanggung jawab merawat stadion mini ini.

“Beberapa fasilitas bangunan rusak, dan fasilitas olahraga yang baru dipasang hanya berumur beberapa jam saja. Selain kondisi fisik lapangan yang tidak layak untuk main bola dan aktivitas olahraga lainnya,” pungkas Nurhayati.

( RAM )

Artikel ini telah dibaca 210 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru