BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 23 Jan 2023 20:56 WIB ·

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bekasi Klaim Kadernya Solid, Sinyalir Ada Upaya Gembosi Partai


 Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bekasi Klaim Kadernya Solid, Sinyalir Ada Upaya Gembosi Partai Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Bekasi, Aji Ali Sabana menyatakan soal kisruh di tubuh partai Nasdem Kota Bekasi merupakan bentuk dinamika Parpol. Sementara kader semua solid dan sedang fokus bekerja.

“Terkait adanya isu yang beredar bahwa ada mosi tidak percaya bagi kami ini sebuah dinamika partai politik dan sah sah saja. Dan menindaklanjuti acara kemarin di Horison ini juga sebuah dinamika tetapi yang destruktif,” ujarnya kepada awak media di kantor DPD Partai Nasdem Kota Bekasi Jalan Kemakmuran, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Senin (23/1/2023).

Menurutnya dinamika itu ada 2, yang pertama dinamika konstruktif dan kedua dinamika destruktif. Kalo konstruktif lebih kepada membangun sedangkan destruktif bisa merusak.

“Ketika diadakannya acara tersebut caranya sudah salah, niatnya baik tetapi hasilnya tidak baik karena ada proses yang salah. Kesalahan pertama dari segi surat menyurat, membuat kop surat mengatasnamakan Nasdem dengan tanda tangan mengatasnamakan Bapilu, padahal di partai Nasdem tidak dikenal nama Bapilu dalam AD/ART atau organisasi,” ungkapnya.

Kemudian, kata Aji, ditandatangani sendiri walaupun dia menganggap bahwa keliru dalam penulisan tetapi dalam aturan organisasi sudah salah karena ada ketua partai.

Kekeliruan ketiga adalah tidak adanya alamat yang jelas sementara di partai Nasdem semuanya harus jelas siapa yang harus bertanggungjawab. Jadi prosesnya sudah salah maka hasilnya akan salah.

Selain itu di dalam undangan tersebut terkait pembekalan namun pada praktiknya adanya pernyataan yang tidak sesuai dengan konteks undangan.

“Berarti ada muatan-muatan oknum tertentu pengen menggembosi partai Nasdem bisa jadi indikasinya ke sana karena undangan tersebut mengundang untuk mengumpulkan bakal caleg dengan alasan pembekalan, akhirnya orang datang karena mindset dalam undangan tersebut soal pembekalan,” imbuhnya.

“Ditambah lagi dengan pernyataan yang salah kaprah yang meminta ketua DPD mundur,” tukasnya. (Denis)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru