BEKASIMEDIA.COM – Ketua umum aliansi patriot peduli NKRI, Ismail Ibrahim
menanggapi polemik yang terjadi di Islamic Center Kota Bekasi berkenaan dengan adanya dugaan perayaan ibadah sakral pihak non muslim di lingkungan Islamic Center Kota Bekasi, di salah satu gedung yang memang disewakan kepada pihak luar.
“Dalam pandangan saya,
Pertama kalau ini disengaja, pengurus harus kita tegur dan kita beri masukan. Baik dengan kekeluargaan atau ketegasan. Karena Islamic Center tidak diperuntukkan untuk itu. Tidak untuk agama lain. Seharusnya tidak diperbolehkan ada kegiatan agama lain,” katanya Sabtu (19/11/2022).
Kalaupun ini tidak sengaja, kata Ismail atau keliru, kurang ketelitian, maka pihak IC diharapkan agar segera mengevaluasi, mengkaji kekeliruan dan ketidaktelitian yang terjadi.
“Ketiga ke depan, pihak IC akan lebih hati hati dan teliti lagi terkait standard operasional. Agar tidak terulang lagi hal hal yang tidak kita inginkan terkait kerjasama dengan pihak luar,” jelas komandan wilayah bangkitnya jawara dan pengacara kota Bekasi,
Terakhir dirinya mengapresiasi sikap yang diambil pengurus Islamic Center yaitu meminta maaf secara terbuka. “Semoga ke depan. IC jadi rumah bersama umat Islam dan tidak hadirkan hal- hal kontroversial,” katanya.
Dirinya berharap semua pihak bisa ambil pelajaran terkait polemik ini.
“Baiknya kita jernihkan pikiran, ambil hikmahnya dan cari solusinya agar peninggalan KH Noer Ali ini bisa kita jalankan sesuai keinginan beliau,” tukasnya. (Denis)











