BEKASIMEDIA.COM – Saat penyebaran virus Covid-19 sudah mulai mereda, kebijakan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yaitu Mendikbudristek, Menkes, Mendagri, dan Menag telah terbit mengenai Panduan Penyelenggaran Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 pada 21 Desember 2021. Surat tersebut berisi peraturan dan syarat yang harus dipenuhi oleh sekolah untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.
Kini sekolah MTs Negeri 1 Kabupaten Bekasi sudah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Kegiatan belajar mengajar dilakukan setiap hari. Siswa hadir ke sekolah dan dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi pertama pukul 07.00-09.40 dan sesi kedua pukul 10.00-11.00. Seluruh siswa MTs Negeri 1 Kabupaten Bekasi sudah melakukan vaksinasi dosis 1 dan 2, sehingga mengurangi risiko terpapar virus.
Lebih dari satu tahun, pihak sekolah mengakui belajar secara online berdampak kurang baik bagi siswa. Anak-anak menjadi hilang semangat dalam belajar dan mengerjakan tugas sekolah, terutama gangguan jaringan dan kouta internet sering menjadi hambatan dalam belajar mengajar. Dengan terlaksana Pembelajaran Tatap Muka ini, diharapkan kembali memudahkan para guru dan siswa dalam meningkatkan kualitas belajar yang lebih maksimal dan teratur.
“Selama PTM ini tidak ada kendala, belajar jadi semakin lancar dan efektif. Justru kita banyak kendala ketika belajar online, seperti siswa tidak punya hape dan kouta.” ujar Bu Ririn, salah satu guru yang mengajar siswa Mts Negeri 1 Kabupaten Bekasi.
Para siswa pun merasa senang bisa kembali belajar di sekolah. Selama pelaksanaan belajar tatap muka, siswa dapat penjelasan secara langsung dari guru dengan intensitas waktu pertemuan yang lebih baik, tidak seperti belajar online.
“Walaupun agak kaget tiba-tiba belajar tatap muka, tapi senang sih bisa belajar di sekolah dengan fasilitas yang cukup memadai.” ujar salah satu siswi MTs Negeri 1 Kabupaten Bekasi.
Sebelum memasuki sekolah, suhu tubuh siswa akan diperiksa terlebih dahulu. Para siswa, guru, dan karyawan sekolah dituntut untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti tetap memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak, tidak bersalaman. Jika ada siswa yang kurang sehat, diingatkan untuk tidak hadir ke sekolah dan belajar di rumah saja.
Walaupun kini ada virus varian baru yaitu Omicron, selama belum ada kebijakan baru, MTs Negeri 1 Kabupaten Bekasi tetap melaksanakan belajar tatap muka dan selalu menerapkan protokol kesehatan agar tidak lalai bagi seluruh warga sekolah.
“Sementara jika belum ada instruksi lain, kita akan terus melakukan PTM ini. Kecuali kalau ada rapat dewan guru, kita laksanain rapat online begitu.” ujar Bu Ririn. (Putri Atika Chairulia)











