BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 18 Des 2021 09:44 WIB ·

Enam Langkah Mendidik Anak di Era Digital Menurut Pakar


 Enam Langkah Mendidik Anak di Era Digital Menurut Pakar Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pakar Psikologi Islam asal Cirebon, Dr. H. Nurlela, M.Ag. menyebut, saat ini kita berada di Generasi Alpha (kelahiran 2010-sekarang). Perihal pola mendidik generasi ini, tentu berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka sudah lekat dengan dunia digital sejak lahir.

Sebagai orang tua, kata Nurlela yang merupakan Ketua Yayasan Akmala Sabila, harus bisa melakukan penyesuaian diri terhadap setiap perubahan pola didik. “Seperti ungkapan: Asuhlah anak sesuai zamannya,” kata Nurlela, di seminar parenting di SDIT Akmala Sabila Cirebon, Kamis (16/12).

Nurlela yang juga dikenal sebagai pakar Parenting ini lantas mengutip sebuah hadits yang diriwayatkan al Bukhari dan Muslim: Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (Islam). Maka kedua orangtuanya lah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani dan Majusi.

“Maka, orangtuanya lah yang punya andil besar tanggungjawab untuk menuntun, membimbing, sekaligus meneladankan segala bentuk kebaikan agar si anak tetap pada fitrahnya, yakni sebagai seorang muslim,” kata Nurlela di hadapan puluhan orang tua dan wali siswa.

Lebih mendalam, Nurlela memberi 6 langkah cara mendidik anak di era digital, yakni: pertama, pastikan gadget orangtua tidak ada konten pornografi. Kedua, keluar dari group WhatsApp yang berisi konten negatif. “Orangtua harus jadi contoh dulu,” katanya.

Ketiga, sambungnya, orang tua juga harus berteman dengan si anak di semua media sosial. “Hal ini dilakukan untuk mengetahui perihal segala aktivitas anak. Tapi tetap harus menjaga privasi dan kenyamanan anak bersosialisasi di media sosial,” tegasnya.

Keempat, berhenti bermain hape saat berkumpul dengan keluarga. Hal ini dilakukan agar perhatian si anak juga tidak teralihkan ke hape. Buatlah, jelas Nurlela, keberhadiran kita harus dirasakan seutuhnya oleh si anak. Jangan sampai disia-siakan kebersamaan itu.

Kelima, dilanjutkan Nurlela, berhenti juga saat anak mengajak ngobrol dan bermain. Dan yang tak kalah penting (keenam), ditegaskan Nurlela untuk para orangtua siswa SDIT yang hadir, “Jadikanlah media sosial sebagai sarana untuk berbagi inspirasi kepada banyak orang.” (*)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru