BEKASIMEDIA.COM – Sebagaimana dimaklumi, masyarakat Indonesia belum dapat 100% terlepas dari cengkraman pandemi covid-19. Sedangkan terjangan musibah tersebut, tidak saja berdampak pada paparan virusnya saja, akan tetapi juga berefek samping kepada perekonomian masyarakat kecil.
Sejak awal pandemi tahun 2020, kehidupan keseharian masyarakat pada umumnya akan kebutuhan konsumsi keluarga sangat terpengaruh. Sempat terjadi situasi kelangkaan bahan baku di rumah-rumah keluarga pra sejahtera. Sementara keadaan darurat tersebut kenyataannya berjalan secara serempak, bersamaan waktunya, maka semakin tinggi tingkat kesulitan yang dihadapi keluarga mustahik.
Tidak ingin berlarut-larut dalam keadaan, Laznas Dewan Dakwah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk mereduksi dampak lanjutan dari pandemi covid-19. Dengan Pelatihan Budikdamber diantaranya. Pelatihan ini diharapkan akan menjadi solusi untuk secara awal dapat mengatasi kelangkaan bahan makanan dari rumah-rumah keluarga pra sejahtera.
Dalam sambutannya, Direktur Laznas Dewan Dakwah Bapak Tjaturadi Walujo mengatakan harapannya, “Kami bersama-sama seluruh entitas masyarakat yang peduli, berupaya untuk mengembalikan semangat Bapak Ibu dengan memberikan modal berupa media ternak ikan lele dan tanam sayuran. Sehingga manfaat dari dana zakat dan sedekah yang dipercayakan kepada kami akan sangat berguna.”
Dalam kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu, 20 November 2021 di kantor lembaga wakaf ‘AWI’ telah diikuti oleh 20 peserta, yang berasal dari Kota Bekasi. Melalui metode ini, hasil panen yang akan diperoleh adalah sayuran kangkung dan ikan lele yang dapat dijadikan lauk pangan keluarga, dan dapat dikembangkan menjadi modal usaha produktif ke depannya.











