BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 13 Sep 2021 15:10 WIB ·

Ratusan Nelayan Berunjuk Rasa Tolak Reklamasi Pantai Oleh Marunda Center


 Ratusan Nelayan Berunjuk Rasa Tolak Reklamasi Pantai Oleh Marunda Center Perbesar

Kabupaten Bekasi – Aksi demonstrasi tanpa lelah terus dilakukan para nelayan yang berada di Pantai Muara Tawar Desa Pantai Makmur kecamatan Tarumajaya kabupaten Bekasi(13/ 09/ 21). Aksi dilakukan yang untuk yang kesekian kalinya ini, para nelayan meminta kementerian perikanan dan kelautan untuk turun tangan melihat keresahan para nelayan di tempat tersebut.

Dengan menggunakan perahu rakit ala kadarnya, ratusan nelayan Pantai Muara Tawar, mencoba mendekati tempat reklamasi yang dilakukan pihak kawasan Marunda center dengan mengurug laut yang menjadi mata pencarian para nelayan dengan menggunakan alat berat di tempat tersebut.

Dengan nada kesal dan emosi, para nelayan meminta untuk menghentikan reklamasi tersebut. Selain mengurangi pendapatan para nelayan, keberadaan reklamasi tersebut berimbas rusaknya biota laut yang berada di pantai muara tawar.

Salah satu nelayan, Samsur (50) yang ikut berunjuk rasa bersama ratusan nelayan lainnya dengan nada kesal berteriak histeris agar menghentikan kegiatan reklamasi pantai yang jelas sangat merugikan para nelayan.

“Kami tidak menolak adanya industri, tapi harusnya jangan merugikan kami sebagai nelayan laut, dengan seenaknya melakukan reklamasi pantai hingga membuat kami para nelayan mengalami penurunan mata pencarian mencari ikan,kerang dan lainnya!” Teriak Samsur dengan nada kesal.

“Mereka melakukan reklamasi pantai tanpa musyawarah dengan kami para nelayan, jelas kami kecewa, seolah mereka tidak pernah menganggap keberadaan kami sebagai nelayan,” sesal Samsur.

Hal yang sama juga diungkapkan Kadus empat desa pantai makmur, Madinah (40) yang mengawal aksi para nelayan untuk meminta menghentikan aktivitas reklamasi pantai yang merugikan ratusan nelayan di tempat tersebut.

“Saya sebagai Kadus empat hanya mengawal khawatir terjadi hal yang tidak di inginkan pada ratusan nelayan di tempat kami,” ujar Madinah.

Madinah juga melanjutkan sangat prihatin dengan yang di lakukan para nelayan dengan menolak reklamasi pantai perusahaan Marunda Center yang berimbas merugikan para nelayan.

“Bapak lihat saja para nelayan kami, mereka seolah tidak berdaya dengan keberadaan reklamasi pantai, karena memang sangat berdampak pada pendapatan mereka sebagai nelayan,” ujar Madinah.

“Kami berharap pihak Marunda center dapat duduk bareng menyelesaikan permasalahan pada para nelayan, terlebih para nelayan sudah ada perwakilan kepala desa maupun apartur pemerintah setempat lainnya” tandas Madinah.***

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru