BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 24 Jul 2021 19:40 WIB ·

Serapan Anggaran Covid19 Rendah, Legislator PKS Desak Ridwan Kamil


 Serapan Anggaran Covid19 Rendah, Legislator PKS Desak Ridwan Kamil Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Jawa Barat fraksi PKS, Heri Koswara mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengefektifkan dan mempercepat proses serapan dana Covid-19. Heri menilai serapan anggaran Covid-19 selama enam bulan ini masih rendah.

“Seharusnya, idealnya, dalam jangka waktu setengah tahun ini penyerapan anggaran sudah mencapai 50% bahkan di atas itu ya, kalau kita lihat dari target Kemendagri. Tapi nampaknya belum sampai target, masih di bawah itu,” kata Heri saat dihubungi, Sabtu (24/7/2021).

Oleh karena itu dirinya mendorong Pemprov mempercepat realisasi penyerapan anggaran supaya bisa segera dialokasikan untuk keperluan penanggulangan Covid-19 terutama untuk mendukung fasilitas layanan kesehatan.

“Anggaran bisa digunakan untuk membangun fasilitas terpusat misalnya bagi pasien isolasi. Bisa juga untuk keperluan membayar insentif tenaga kesehatan atau proses 3 T di masyarakat,” jelasnya.

Dengan demikian, kata Heri, maka solusi penyelesaian masalah Covid-19 juga bisa dipercepat.

“Tentu saja yang masih juga lemah di kita adalah penerapan Prokes apalagi saat PPKM, ya… Bisa juga anggaran digunakan sebagian untuk mengedukasi secara luas dan menyeluruh kepada seluruh masyarakat agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingga kasus covid-19 tidak semakin meningkat,” tukasnya.

Sementara itu sebelumnya, Kemendagri sudah mengirimkan surat teguran kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil agar segera mempercepat realisasi anggaran Covid-19. Ridwan Kamil sendiri beralasan bahwa keterlambatan atau rendahnya penyerapan anggaran salah satunya karena pihak RS rujukan Covid-19 banyak yang belum mengajukan anggaran, sehingga dana yang ada (stand by) belum bisa dicairkan.

Selain Provinsi Jawa Barat, Kemendagri juga mendorong beberapa provinsi lain agar segera merealisasikan serapan anggaran Covid-19. 18 provinsi lain yang belum merealisasikan anggaran Covid adalah Aceh, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu asa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Serta, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. (Dea)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru