BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 2 Jul 2021 16:24 WIB ·

Soal PPKM Darurat, Heri Koswara Minta Aleg Kota Bekasi Proaktif Beri Masukan


 Soal PPKM Darurat, Heri Koswara Minta Aleg Kota Bekasi Proaktif Beri Masukan Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ketua DPD PKS Kota Bekasi menyatakan angka kasus Covid-19 yang saat ini benar-benar mengkhawatirkan harus disikapi dengan bijak oleh semua pihak. Kasus Covid pertanggal 30 Juni tercatat sebanyak 21.807 merupakan rekor tertinggi dari perjalanan wabah covid di negara Indonesia.

“Jumlah itu terpecahkan pada hari ini, Kamis, 1 Juli, 24.836 kasus secara nasional. Satgas Covid Jawa Barat mencatat, dari kasus ini, tertinggi di Jawa Barat, dari 27 kota, Bekasi mengalami kasus tertinggi,” kata Heri Koswara Dalam Istighotsah Online DPC PKS Jatiasih, Kamis (1/7/2021).

Di kota Bekasi sendiri, Rumah Sakit penuh dan kapasitas BOR sudah melewati batas kewajaran.

“Kami meminta RSUD memberikan porsi lebih untuk pasien covid, minta dinaikkan 70% bed occupancy untuk pasien Covid, sementara RS Swasta diminta 40% untuk covid. Stadion Chandrabhaga juga menyediakan ada 150 bed untuk pasien yang terpapar,” ujar Heri.

Sementara itu, Pemerintah pusat dan daerah telah menetapkan pada 3 hingga 20 Juli agar masyarakat mempersiapkan diri karena akan dilakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro darurat.

Dirinya meminta kepada anggota dewan di kota Bekasi proaktif terkait penanganan Covid, jangan hanya berpusat di hilir.

“Kita minta kepada para pejabat publik agar memberikan masukan, salah satunya pemberlakuan PPKM,” ujarnya.

Dirinya juga mengimbau kepada kader PKS agar menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat saat penerapan Protokol kesehatan.

“Jangan dulu berkumpul. Perhatikan Prokes. Prokes 5M ini tolong jangan longgar, diam di rumah, tidak ada yang keluar kecuali ada hal yang sangat penting. Yang kita lakukan bagaimana kita menjaga, tawakal, berusaha secara kemanusiaan. Langkah ini merupakan bentuk kasih sayang kita semua,” ujarnya.

Begitu pula soal vaksinasi, Heri Koswara juga berharap tak ada lagi perdebatan di antara masyarakat.

“Insya Allah DPD bekerja sama dengan tenaga kesehatan mengusahakan secepat mungkin melakukan program vaksinasi sebagai agenda utama,” tukasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru