Selasa, Agustus 3, 2021
Beranda Inspirasi Chef Bintang Lima Asal Bekasi Ciptakan Dapur Pesantren Ala Hotel

Chef Bintang Lima Asal Bekasi Ciptakan Dapur Pesantren Ala Hotel

BEKASIMEDIA.COM – Fadjar Zein, S.Pd (47) mantan Chef bintang lima asal Bekasi memberikan edukasi kepada pengelola dapur pesantren di daerah untuk ciptakan dapur pesantren ala hotel. Suatu hal yang langka seorang chef (koki) profesional yang sudah 22 tahun berpengalaman berjibaku di dapur hotel dalam dan luar negeri ini mau turun memberikan training kepada pengelola dapur-dapur pesantren.

“Hampir 12 macam dapur di dunia ini sudah saya datangi. Nah di usia saya yang sudah 40-an, saya ingin memberikan amal jariah kepada dapur-dapur pesantren, ya memang untuk itu ada harganya, tapi nggak besar, lah saya tahu kemampuan pesantren dan sekolah-sekolah.” Kata Fadjar menyampaikan alasan utamanya berbagi ilmu kepada institusi pendidikan yang berbasis Islam.

Mantan lulusan UNJ (Universitas Negeri Jakarta) ini menyatakan keprihatinannya, bahwa ada lahan yang belum digarap untuk memberikan pembelajaran kepada pesantren-pesantren tentang pentingnya manajemen dapur yang baik.

“Di dapur pesantren itu tidak banyak Chef yang tertarik, karena duitnya nggak besar, dengan kelasnya dia, terus kalau semua orang (chef) begitu yang garap siapa?” Kata Chef berdarah Betawi ketika diwawancara di kediamannya, Komplek Depnaker, Jalan Persatuan B2, No. 115, RT. 02/ RW. 05, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Ahad, (6/6/2021).

Fadjar menjelaskan dengan “knowledge” chef yang didapat bisa mengangkat sisi lain dari pesantren, dalam hal ini mampu memaksimalkan keadaan dapur pesantren yang serba minim.

“Misalkan begini, kita mengetahui bahwa santri pesantren itu banyak menggunakan hafalan, ternyata kalau kita belajar, salah satu nutrisi yang menunjang fungsi otak itu Vitamin B1, mengandung Tiamin…Vitamin B1 itu sangat berguna dalam membantu daya ingat kita di otak…longterm memory namanya,” ujar pria yang juga memiliki produk usaha bakso.

Menurutnya Vitamin B1 yang terdapat dalam kulit beras, sayur, daging, kacang-kacangan dan umbi-umbian bisa menjadi menu bernutrisi untuk otak, sehingga mampu menunjang hafalan para santri di pesantren.

Kemudian para pengelola dapur pesantren ini diberikan ilmu tentang memanfaatkan budget (biaya) yang sedikit agar bisa digunakan secara baik. Selanjutnya kemampuan me-reduce (daur ulang) secara baik untuk bahan-bahan makanan juga diberikan kepada mereka.

Sebagai pengusaha Bakso, Fadjar juga menawarkan menu makanan frozen, seperti Bakso frozen sebagai bahan baku menu makanan yang sehat, murah dan berdaya tahan cukup lama. (RAM)

RELATED ARTICLES

Most Popular