BEKASIMEDIA.COM – Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro hadir dalam gelaran Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Kota Bekasi, Ahad (30/5/2021) di hotel Merapi Merbabu, Bekasi Timur. Saat ditemui di sela-sela acara tersebut dia menyatakan bahwa kekuasaan bagi PKS adalah instrumen untuk melayani dan membela kepentingan rakyat, bukan tujuan.
“Iya jadi satu hal yang ingin dibangun PKS. Bahwa Parpol memiliki tugas mulia bukan hanya berorientasi kepada kekuasaan tapi kekuasaan yang merupakan bentuk hasil dari sebuah proses yaitu melayani masyarakat. Di mana budaya inilah yang dibentuk oleh PKS. Bukan dilayani tapi sebaliknya melayani terlebih dahulu.
Dengan melayani masyarakat partai akan berorientasi mencari apa yang dibutuhkan masyarakat. Kemudian apa permasalahan yang ada di masyarakat mereka berikan solusi, mereka berikan yang terbaik sehingga masalah yang dirasakan masyarakat bisa hilang,” kata Chairoman kepada Bekasimedia.
Yang kedua, kata Chairoman adalah memberdayakan. Masyarakat yang menjadi subjek pembangunan, bukan dijadikan objek pembangunan.
“Mereka mulai peduli dan memberikan pengertian bahwa permasalahan mereka harus diselesaikan bersama. Mereka mengkritisi perencanaan, mereka hadir dalam proses pembangunan. Yang Demikianlah yang kemudian kunci keberhasilan pembangunan,” lanjutnya.
Selanjutnya yang ketiga, kata pria yang karib disapa Bang Choi, partai dapat mengadvokasi apabila masyarakat banyak terbentur kendala birokrasi, perizinan yang bertele-tele, pungutan liar dan lain sebagainya. “Maka PKS hadir untuk mengadvokasi semuanya sehingga kehadiran partai dirasakan benar oleh semuanya,” jelasnya.
“Benar apa yang dikatakan Nabi, pemimpin suatu kaum adalah pelayan mereka,” tambahnya.
Politisi PKS ini berharap, partai dakwah ini dapat menjadikan kekuasaan itu sebagai instrumen saja, bukan tujuan. Instrumen untuk melayani masyarakat, untuk bisa menghadirkan persatuan rakyat sehingga bisa menumbuhkan manfaat, tidak hanya persatuan namun juga pemberdayaan pembelaan maupun pelayanan bagi masyarakat.
“Simpel. Kenapa dikatakan terus? kita berupaya supaya proses ini berkesinambungan. Sehingga ujungnya nanti kewenangan tahun 2024 suatu kenyataan politik sehingga masyarakat menghendaki PKS yang memimpin mereka di 2024,” tukasnya. (Ram)











