BEKASIMEDIA.COM – Jumlah penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementrian Sosial (Kemensos) yang disalurkan oleh PT. Pos Indonesia, bagi masyarakat Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, mengalami penurunan yang signifikan, hingga 40 persen.
Dalam penyalurannya tetap mengedepankan protokoler kesehatan di tengah Pandemi Covid-19, dengan melibatkan Ketua RW, RT, aparatur Kelurahan serta Babinkantibmas dan Bimaspol.
Lurah Kota Baru Suryadi, menyampaikan penyaluran BST-Kemensos di tahap ketiga dan keempat mengalami penurunan yang sangat drastis, dibandingkan di tahap sebelumnya.
“Ya.ada pengurangan,dengan berbagai alasan pihak kementerian yang punya kebijakan, katanya ada data NIK yang belum valid lalu ada penerima bantuan lainnya. untuk tahap tiga dan empat kami mengajukan sama dengan data tahap satu dan dua, tetapi ternyata di kementerian ada Verifikasi ulang,” ungkap Suryadi.
“Di tahap ini penyaluran diberikan kepada 2600 KPM, sementara di dua tahap sebelumnya dibagikan kepada 3200 KPM, jadi ada penurunan sangat drastis,” ujar Suryadi saat dihubungi wartawan melalui pesan singkat, Jumat (16/04/2021).
Ditambahkan Suryadi, penyaluran ini masih seperti sebelumnya yakni setiap KPM menerima sebesar Rp 300 ribu, artinya di tahap ini dikarenakan penyaluran langsung dua tahap sehingga setiap KPM mendapatkan total sebesar Rp 600 ribu.
“Bagi KPM yang di tahap ini hilang, atau tidak terdata, kami akan berkoordinasi dengan semua pihak, tapi berharap akan ada susulan bagi KPM yang tidak terdata di hari ini,” harapnya.***











