BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 9 Apr 2021 07:01 WIB ·

Gema Keadilan: Kami Ingin Lebih Berperan dalam Pembangunan Kota Bekasi


 Gema Keadilan: Kami Ingin Lebih Berperan dalam Pembangunan Kota Bekasi Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Depok- Bekasi, Nur Azizah Tamhid menggelar kegiatan Sosialisasi 4 pilar pada Kamis (8/4/2021). Dalam kegiatan tersebut hadir unsur pemuda dari pengurus Gema Keadilan (GK) Kota Bekasi.

Ketua GK kota Bekasi, Muhammad Kamil menyatakan sosialiasi 4 pilar ini sangat bermanfaat jika bisa diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Ini jadi dasar kita bergaul di masyarakat.
Sosialiasi 4 pilar. Pancasila, UUD 45, kebangsaan dan bhinneka tunggal Ika adalah penguatan kebangsaan kita. Insya Allah kita jauh dari radikalisme,” ujarnya.

Sebagai pemuda, kata Kamil pihaknya berharap bisa lebih banyak berperan dalam pembangunan kota Bekasi sehingga pembangunan lebih terarah.

“Nanti mudah-mudahan kalau pemuda jadi gerbong utama pembangunan kita siap,” imbuhnya.

Ia menilai saat ini pemuda belum banyak dilibatkan dalam pembangunan. Selain itu, anggaran untuk kegiatan kepemudaan juga diakuinya masih minim.

“Kami sih ingin pemuda jadi gerbong pembangunan Bekasi. Berikan anggaran, kami siap membangun dan berkontribusi. Membangun sinergitas dengan kota sehingga pembangunan kota Bekasi jadi lebih baik dengan adanya peran pemuda,” ucapnya.

Dirinya juga berharap pemerintah kota Bekasi mampu membangun semacam Co Working Space sebagai tempat pelatihan bagi lulusan sekolah kejuruan dan lain-lain.

“Kita pengen ada semacam co working space. Ini sudah saya sampaikan juga ke chairoman (ketua DPRD*). Setelah lulus banyak yang tidak bisa langsung bekerja, yang punya duit mungkin bisa kuliah yang tidak ada ini nanti jadi bingung.
Penginnya kita di setiap kecamatan, ada tempat konsultasi wirausaha, macam-macam wirausaha atau penyaluran ke beberapa perusahaan yang ada di sekitar Bekasi. Sehingga ada akses saat lulus sekolah. Sekolah vokasi kejuruan SMK kita dorong sejalan dengan kebutuhan Industri kota Bekasi,” tukasnya.

Hasil audiensi sebelumnya dengan Nur Azizah Tamhid, GK sudah menyampaikan harapan ingin memiliki basecamp untuk berkarya. Sehingga anak-anak lulusan sekolah atau yang belum bisa berkuliah tidak banyak menganggur, terjerumus ke dalam premanisme juga kriminalitas.

Ia juga berharap, Pemkot Beksi lebih memperhatikan peran para pemuda.

“Kami ingin berkontribusi. Sehingga kita bukan jadi beban masyarakat. Sebaliknya kita ingin jadi kebanggaan masyarakat kota Bekasi,” pungkasnya. (Denis)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru