BEKASIMEDIA.COM Wali Kota Bekasi: Tidak Ada Cara Lain Atasi Banjir Bekasi, Harus Bangun Polder

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 1 Mar 2021 20:52 WIB ·

Wali Kota Bekasi: Tidak Ada Cara Lain Atasi Banjir Bekasi, Harus Bangun Polder


 Wali Kota Bekasi: Tidak Ada Cara Lain Atasi Banjir Bekasi, Harus Bangun Polder Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyatakan bahwa Polder bisa mengatasi masalah banjir kota Bekasi. Kendati demikian, ia menyatakan Polder yang ada saat ini belum cukup dan perlu waktu yang lama agar semua Polder air bisa terbangun.

“Kita menyelesaikan banjir dari perumahan Nasio, Graha sampai Prima Regency, Kota Bintang, Mas Naga, sampai Harapan Baru dan kali Cakung. Sudah Kita identifikasi, pertama harus ada Polder di pinggir Ngurah Rai. Sudah ditetapkan 2,2 hektar. Kemudian naik ke atas lagi di Kota Bintang harus ada,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara Gerakan Donor Plasma Konvalesen RSUD CAM, si kantor PMI kota Bekasi, Senin (1/3/2021).

Selanjutnya, kata Rahmat Effendi, harus ada perbaikan-perbaikan dan penyempitan di bantaran kali yang harus diperbaiki nanti dengan restoratif justice. “Kemudian juga Prima Lingkar lalu naik lagi ke atas di Nasio nantinya juga harus ada polder, begitu juga di depan Graha harus ada polder. Jadi kurang lebih akan ada 4 atau 5 polder baru,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wali Kota mengatakan pembangunan Polder tidak akan 100 persen mampu mengatasi banjir. 30 persen lainnya dengan mengatasi penyempitan sungai dan 20 persen sisanya adalah budaya bersih warga.

“Pembangunan harus bertahap. Pembebasan tanah juga mahal. Nggak ada cara lain. Satu, kembalikan fungsi anak sungai kayak Cakung Sunter. Bangunan yang menyempit arus itu 30 persen. Polder sekitar 50 persen, budaya bersih itu 20 persen. Kalau itu semua terpenuhi insya Allah kita gak banjir,” lanjutnya.

Saat ini kata Pepen, Polder yang ada antara lain di Rawalumbu, Perumnas 3, IKIP, Kempo dan di Bekasi Barat di depan kelurahan Kota Baru belum mampu menanggulangi banjir yang terus terjadi setiap tahunnya. (Denis)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru