BEKASIMEDIA.COM Tekan Penyebaran Covid-19 Ketua DPRD Minta Pemkot Bekasi Gunakan Genose-19

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 10 Feb 2021 10:42 WIB ·

Tekan Penyebaran Covid-19 Ketua DPRD Minta Pemkot Bekasi Gunakan GeNose-19


 Tekan Penyebaran Covid-19 Ketua DPRD Minta Pemkot Bekasi Gunakan GeNose-19 Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J. Putro berharap Pemkot Kota Bekasi bisa segera menggunakan alat deteksi Covid -19 Gajah Mada Elektronic Nose atau GeNose untuk menekan angka penyebaran Covid – 19 di Kota Bekasi.

Dalam dialog khusus Radio Dakta, Chairoman mendengarkan paparan penjelasan langsung dari Dr. Eko Fajar N., Kepala Produksi GeNose.

Dalam Dialog khusus tersebut Radio Dakta Menghadirkan Narasumber Dr. Eko Fajar Nurprasetyo, Kepala Produksi GeNose, Chairoman, dan H.M.Nuh, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi. Sedianya Wali Kota Bekasi juga akan menjadi narasumber dalam dialog khusus tersebut, namun berhalangan.

GeNose adalah alat deteksi covid -19 hasil penemuan Para Ilmuwan putra-putri terbaik Indonesia yang merupakan para alumnus pendidikan Jepang.

Alat ini bekerja sangat simpel, praktis dan cepat dengan menggunakan deteksi embusan napas, dalam hitungan kurang dari satu menit bisa diketahui apakah seseorang terinfeksi virus covid – 19 atau tidak.

Alat yang sudah digunakan pemerintah pusat Indonesia di pusat-pusat keramaian masyarakat sudah mulai digunakan sejak 5 Februari oleh PT Kereta Api Indonesia ( PT. KAI) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta dan Stasiun Tugu, Yogyakarta dan akan bertahap di gunakan di 44 Stasiun di sejumlah kota – kota besar lainnya di Indonesia.

Dr. Eko menjelaskan alat GeNose sudah melalui beberapa pengujian dan sudah mengantungi izin edar dari Kementerian Kesehatan. Dari hasil pengujian, tingkat akurasi GeNose mencapai 93 – 95 persen dengan sensitivitas 89 – 92 persen dan spesivitas 95 – 96 persen.

Chairoman mengatakan GeNose adalah hasil karya putra-putri terbaik Indonesia yang lebih nyaman dipakai, harga tes juga relatif murah dan hasil tes bisa didapat sekitar 3 menit setelah sampel dikeluarkan.

“Ini menjawab keinginan dan kebutuhan masyarakat luas Indonesia, khususnya Kota Bekasi perihal alat deteksi covid yang nyaman, cepat, murah & akurat,” tambah Chairoman.

Sementara H.M.Nuh mengatakan alat relatif murah namun akurat ini bisa digunakan secara luas di pabrik-pabrik di Kabupaten Bekasi, agar ekonomi masyarakat bisa terus bergerak di tengah pandemi yang masih mengkhawatirkan di Indonesia.

Kasus covid – 19 yang terus meningkat menyebabkan Indonesia berada di peringkat ke-7 kasus tertinggi di dunia dalam sepekan terakhir dan penambahan kasus kematian tertinggi di Asia. Diperkirakan puncak gelombang kasus covid – 19 akan terjadi di pertengahan Maret 2021. (Rilis pers/Alwi)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru