fbpx

HPN-75, AWASI Gelar Diskusi “Pers Sebagai Akselerator Perubahan”

BEKASIMEDIA.COM – Peran pers sangat signifikan dalam membantu percepatan pertumbuhan ekonomi. Tentunya, bagaimana peran pers dapat mengakselerasi di masa pandemi Covid-19.

Begitu disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Syaifudin saat diskusi santai 1 tahun Aliansi Wartawan Bekasi (AWASI) di Puncak Hari Pers Nasional (HPN) ke-75 pada Selasa 9 Februari 2021 bertajuk “Bangkit dari Pandemi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan”.

“Karena sama-sama kita di tahun 2020 pun bahwa PAD Kota Bekasi mendapat tekanan yang luar biasa. Bahkan, di awal pandemi ada SK Menteri Keuangan untuk melakukan refocusing anggaran. Di Kota Bekasi, refocusing anggaran mencapai Rp1,1 triliun untuk penanggulangan wabah Covid-19,” kata Syaifudin.

Dalam diskusinya, Syaifudin memaparkan tentang Raperda Pemberdayaan UMKM dan Koperasi 2020 yang sudah dalam pembahasan di Pansus X DPRD Kota Bekasi. Menurutnya, perda ini sangat signifikan bagaimana semangat Kota Bekasi untuk terus mengawal dan mendampingi pelaku usaha dengan mengajukan revisi perda dari sebelumnya Perda Nomor 5 tahun 2015 tentang usaha mikro.

Dalam perjalanan Perda UMKM dan Koperasi ini, Pansus X DPRD Kota Bekasi telah melakukan public hearing dengan sejumlah pelaku usaha kecil yang merupakan binaan-binaan dinas terkait.

Selain itu, pihaknya juga mengundang sejumlah pelaku usaha besar seperti perhotelan, HIPMI dan pengusaha mal dan swalayan.

“Kita hearing di sana, bagaimana pelaku usaha besar dapat membangkitkan dan menjaga semangat untuk bekerja sama dengan pelaku UMKM itu,” kata Syaifudin yang juga Sekretaris Pansus X.

Adapun poin pembahasan yang diambil dalam diskusi tersebut yakni tiga aspek dari Perda UMKM dan Koperasi seperti permodalan, pembinaan SDM, serta pemasaran.

“Mudah-mudahan, peran pers dari masing-masing tiga aspek ini bisa dikelola dengan baik ataupun bisa dikawal untuk membantu pelaku UMKM sehingga perda dapat disahkan oleh DPRD Kota Bekasi,” ujar Syaifudin. ***