fbpx

Hujan Deras dan Angin Kencang di Kabupaten Ciamis Rusak Ratusan Bangunan

BEKASIMEDIA.COM – Jumat, (13/11/2020) Pukul 16.00 WIB hujan deras dan angin kencang melanda kabupaten Ciamis tepatnya di Desa Sukajaya, Desa Bantarsari, Desa Pasirnagara, Desa Margajaya, Kecamatan Pamarican, Desa Kepel, Kecamatan Cisaga, Desa Raksabaya, Desa, Cimaragas, Kecamatan Cimaragas, Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog.

Curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang di Desa Sukajaya, Desa Bantarsari, Desa Pasirnagara, Desa Margajaya Kecamatan Pamarican, Desa Kepel, kecamatan Cisaga, Desa Raksabaya, Desa Cimaragas, Kecamatan Cimaragas, Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog
merusak ratusan bangunan dan fasilitas umum.

Pusdalops-PB BPBD Jawa Barat melalui rilis resminya melaporkan, di Desa Sukajaya, 109 Unit rumah dan 1 unit fasum rusak ringan hingga berat. Sebanyak 125 Kepala keluarga dengan rincian 348 jiwa terdampak. 5 kepala keluarga mengungsi.

Di Desa Bantarsari 49 Unit Rumah
rusak. 49 KK/ 144 jiwa terdampak
dan 1 KK Mengungsi.

Sementara di Desa Pasirnagara 14 Unit Rumah, 1 Masjid dan 1 Tempat Usaha
rusak. 13 KK/ 35 jiwa terdampak.

Di desa Neglasari 3 unit rumah
rusak. Sementara di Desa Sidamulih 4 Unit rumah rusak.

Di Kecamatan Pamarican total 203 unit rumah, 1 masjid, 1 fasum, 8 tempat usaha
rusak.

Di Desa Ciparay 24 unit rumah terdampak
Di kecamatan Cidolog, Tepatnya desa Kepel 11 unit rumah rusak dan 13 KK mengungsi.

Di Kecamatan Cisaga, tepatnya
Desa Raksabaya 68 Unit Rumah, 1 fasum, 3 masjid terdampak. 75 KK/ 208 jiwa
terdampak. Sementara 3 KK Mengungsi.

Di Desa Cimaragas 14 Unit rumah 5 Tempat usaha 1 masjid rusak dan 18 KK/ 53 jiwa
terdampak.

Di Desa Jayaraksa 13 Unit rumah
rusak dan berdampak pada 14 KK/ 37 jiwa di sana.

Dalam upaya penanganan bencana,
BPBD Provinsi Jawa Barat Berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Ciamis.

Pusdalops-PB BPBD Ciamis mengirimkan tim Assesment ke kecamatan Cisaga dan
Kecamatan Cimaragas. BPBD Kabupaten Ciamis Berkoordinasi dengan aparat Desa, Kecamatan dan unsur relawan. Untuk
penanganan pohon tumbang dilakukan oleh BPBD, Tagana, Rapi, Gsar Pramuka, relawan dan aparat setempat

Kondisi terkini warga yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. ***

%d blogger menyukai ini: