fbpx

Di Facebook, Presiden AS Hindari Menuliskan Nama Lengkap Habib Rizieq Shihab

BEKASIMEDIA.COM – Presiden PKS Ahmad Syaikhu (AS) beserta rombongan mendatangi kediaman Habib Rizieq Shihab (HRS) di Petamburan Jakarta, Rabu (11/11/2020) malam. Pada Kamis (12/11/2020) pagi, di akun facebooknya, ia menceritakan pertemuannya dengan HRS. Namun ia tidak menuliskan nama lengkap HRS dan hanya menuliskan, “Sang Imam Besar”.

Berikut ini tulisan lengkapnya:

Rabu, (11/11) malam, saya menemui Sang Imam Besar di rumahnya, Petamburan, Jakarta. Pimpinan PKS hadir lengkap.

Ada Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Habib Salim Segaf Al Jufri, Wakil Ketua Majelis Syuro Ahmad Heryawan, Sekjen Habib Aboe Bakar Al Habsyi dan Bendahara Umum Ustadz Mahfudz Abdurrahman. Kami tiba di rumah Sang Imam sekitar pukul 18.30 WIB.

Suasananya penuh keakraban. Layaknya saudara yang lama tak jumpa. Wajah-wajah bahagia terlihat jelas.

Selama pertemuan, banyak wejangan yang kami dapatkan dari Sang Imam Besar. Harapan beliau sangat besar pada PKS. Berharap agar PKS tetap bersama-sama berjuang mengawal agenda rakyat.

Saya sendiri sebagai Presiden PKS mendukung penuh Revolusi Akhlaq yang beliau sampaikan. Kami satu nafas soal ini. Apalagi ini sejalan dengan misi Rasulullah SAW ketika diutus ke dunia. Yakni untuk memperbaiki akhlaq manusia. Sebab, segala persoalan di dunia, pangkal masalahnya dari Akhlaq. Di dalam Akhlaq, ada kejujuran, amanah, integritas, tanggungjawab, kepedulian, dan seterusnya.

Ketika bangsa ini akhlaqnya kuat, bangsa ini kuat. Kembalinya beliau ke Indonesia akan menambah kuatnya bangsa. PKS siap bersinergi untuk mewujudkan revolusi akhlaq bangsa.

Semangat beliau dengan revolusi akhlak, ini adalah semangat untuk memperbaiki Indonesia lebih baik. Dengan generasi yang memiliki akhlak terpuji, akan ada optimisme dan mewarnai kehidupan ke depan.

Ini pekerjaan besar dan tidak mudah. Semua pihak harus bergandengan tangan untuk mewujudkannya. Karena itu, seperti yang saya sampaikan sebelumnya, kedatangan beliau ke Tanah Air dijadikan momentum untuk menjahit baju kebangsaan dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. Anasir-anasir yang memecah belah dan stigmatisasi negatif kepada siapapun harus diakhiri. Kita Songsong Indonesia yang lebih baik dan lebih asyik.

Sikap yang diambil Ahmad Syaikhu yang menghindari menuliskan kata, “Habib Rizieq Shihab” bisa jadi terkait sensor ketat otoritas facebook yang memblokir apapun terkait HRS. Beberapa hari ini banyak akun facebook yang tumbang terkait hal ini. (eas)