fbpx

Ringankan Beban Siswa Korban Banjir Sukabumi, SDS IT Taskia Salurkan Bantuan Pendidikan

BEKASIMEDIA.COM – Teladan Foundation bersama SDS IT Prestasi Cendekia melakukan penyaluran tahap kedua bagi korban bencana banjir bandang di kecamatan Cicurug, Cidahu dan Parungkuda, kabupaten Sukabumi, Rabu, (14/10/2020)

Kali ini bantuan untuk pendidikan difokuskan bagi siswa-siswi yang terdampak bencana dengan memberikan paket perlengkapan sekolah seperti seragam, tas dan alat tulis (buku, pensil, pulpen, penggaris, rautan, penghapus)

Ketua RT 03/04 Kampung Bojong Astana, Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat,
Iwan Nurhawan mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah peduli untuk membantu pemulihan di wilayahnya terutama bagi dunia pendidikan.

Banyak anak yang kehilangan sepatu, buku-buku bahkan seragam sekolah mereka akibat terjangan banjir yang menghanyutkan seluruh harta benda terutama peralatan sekolahnya. Namun dengan bantuan dari para donatur ini khususnya sumbangan dari siswa-siswi SDS IT Prestasi Cendekia Bekasi sangat membantu meringankan beban penderitaan yang mereka alami.

Senada dengan tokoh masyarakat kampung Bantar, kecamatan Cidahu, Suhanda mengatakan bantuan pendidikan bagi anak-anak korban banjir sangat dibutuhkan saat ini, agar mereka kembali belajar dan mengambil pelajaran dari setiap musibah yang terjadi lalu kembali bangkit dan belajar.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Taskia yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir berupa alat alat sekolah, baik itu Al Quran, tas dan perlengkapan sekolah lainnya termasuk ada juga bantuan uang saku untuk yatimnya dan mudah-mudahan apa yang diberikan bermanfaat bagi masyarakat dan anak anak kami, semoga Allah membalas kebaikan donatur dengan balasan yang berlipat ganda, aamiin,” ujarnya.

Teladan Foundation bersama SDS IT Prestasi Cendekia juga membantu pembangunan jembatan penghubung antara desa Bantar, kecamatan Cidahu dan desa Tapos, kecamatan Parungkuda yang putus akibat terjangan banjir bandang. Jembatan ini dinilai sangat vital karena menjadi lintasan aktivitas perekonomian dan kehidupan warga. (denis)

%d blogger menyukai ini: