BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 6 Okt 2020 11:27 WIB ·

SDC Soroti UMKM Baru Miliki Akses Bantuan Stimulan


 SDC Soroti UMKM Baru Miliki Akses Bantuan Stimulan Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pandemi Covid-19 telah meluluhlantakan usaha kecil menengah bahkan kalangan pengusaha berskala besar. Di tengah pandemi Covid-19 Skill Development Center (SDC) yang memiliki UMKM binaan tentunya harus bangkit dan survive, “karena kalau kita lihat hampir seluruh usaha banyak yang gulung tikar,” ujar Aji Ali Sabana, Koordinator Skill Development Center (SDC) yang juga Pengurus KADIN kota Bekasi.

“SDC punya peran serta untuk menguatkan binaannya dalam upaya meng-create usaha dan produknya sehingga mampu menembus pasar lokal,” kata Aji kepada bekasimedia.com, Selasa, (6/10/2020)

Lebih lanjut SDC juga melihat salah satu stimulan dari pemerintah dengan adanya bantuan dana usaha sebesar Rp2.4 juta, namun dalam distribusinya masih belum maksimal atau belum merata karena UMKM yang sudah lama merintis usahanya banyak juga yang belum mendapatkan bantuan stimulan.

Untuk itu pihaknya meminta kepada pemerintah kota Bekasi untuk melakukan pendataan ulang terkait UMKM yang telah dibina selama ini sehingga mereka juga mempunyai akses yang sama mendapatkan dana bantuan pemerintah untuk modal usaha.

SDC menilai bantuan pemerintah senilai Rp2,4 juta khususnya untuk sektor UMKM dinilai sangat positif, tetapi perlu adanya pendataan UMKM ditingkat RT/RW atau kelurahan. “Dari sini jelas pemetaannya ada usahanya yang sudah berjalan sekian lama, jangan sampai ada UMKM yang baru memulai usahanya tetapi sudah mendapatkan akses bantuan. Kita berharap pemerintah daerah memprioritaskan teman teman yang sudah membangun usahanya selama ini,” jelas Aji.

SDC juga berharap semua pihak bersinergi melakukan pembinaan UMKM baik pemerintah maupun swasta. Produk produk UMKM bisa terserap di sektor usaha baik swasta maupun pemerintah, misalnya produk makanan dan minuman yang dipakai oleh pemerintah ataupun swasta sehingga produk UMKM bisa menghasilkan income ketika diminati oleh instansi pemerintah daerah dan swasta.

“Dan hal ini sebagai bentuk stimulan yang real. Jadi UMKM itu tidak hanya dibantu semata-mata dengan uang akan tetapi produk mereka juga diserap dan ini lebih mendidik, daripada memberikan uang lalu tidak ada pembinaannya atau pembinaannya bersifat insidental padahap harusnya pembinaan itu harus secara kontinyu sehingga UMKM akan berkembang dan naik kelas,” tukasnya. (denis)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru