fbpx

Salwa: Terima Kasih Handphone-nya, Akan Saya Gunakan Sebaik-baiknya

BEKASIMEDIA. COM – Salwa, siswi kelas 2 SMP di Cicurug Sukabumi, korban banjir bandang, nampak sumringah saat menerima bantuan berupa telepon pintar (Smartphone) dari para donatur melalui Teladan Foundation. Salwa diketahui memang sempat syok karena rumahnya rusak parah tergerus banjir yang menghilangkan seluruh harta benda. Namun Salwa merasa lebih khawatir karena sudah sepekan sejak banjir, ia tak bisa mengerjakan tugas sekolah lantaran tak ada Ponsel.

“Pak, ini Salwa anak Pak Setiyono. Terima kasih atas bantuan handphone-nya insya Allah akan saya gunakan sebaik-baiknya,” kata Salwa melalui pesan singkat, Senin (28/9/2020). Sementara itu, Silmi, adik Salwa yang mewakilinya menerima Handphone.

Direktur Operasional Teladan Foundation Abdul Azis, menyatakan penyaluran bantuan untuk korban musibah banjir bandang di kampung Rawa Sidqin, Desa Bangbayang, kecamatan Cicurug, kabupaten Sukabumi merupakan amanah dari para donatur. “Bantuan ini kami berikan langsung kepada korban yang terdampak. Permintaan seorang ibu kepada donatur Teladan Foundation sudah kami laksanakan hari ini, semoga adik Salwa bisa segera mengikuti ujian sekolahnya dengan handphone ini dan kami medoakan Salwa sukses dalam menempuh pendidikannya kelak di masa depan,” ujarnya Ahad (27/9/2020).

“Kami juga merespons keinginan warga desa Kuta Lebak, Cicurug untuk memperbaiki kembali jaringan pipanisasi air bersih warga yang rusak diterjang banjir bandang,” tambahnya.

Teladan Foundation sebagai lembaga kemanusiaan nasional ikut berpartisipasi untuk menormalkan jaringan pipa air yang rusak.

“Kebetulan saya melihat langsung kondisi saluran pipa air bersih yang rusak. Dengan menelusuri bebatuan besar sungai hingga sampai di ujung air terjun Citaman dan butuh waktu 1 jam perjalanan, memang nampak jelas dampak kerusakan yang dihasilkan akibat terjangan banjir bandang ini,” terangnya.

Ratusan relawan gabungan dari warga setempat dan lembaga kemanusiaan lokal dan nasional bergotong royong memperbaiki kembali jaringan pipa yang rusak dengan swadaya serta lembaga kemanusiaan bahkan partai.

Dipilihnya membantu perbaikan jaringan pipanisasi ini dinilai sangat vital bagi kebutuhan air warga, apalagi sudah beberapa hari air sempat mati dan warga mendapatkan bantuan air bersih dari mobil tangki bantuan donatur. (Denis)

%d blogger menyukai ini: