fbpx

Sudah 3 Hari Air Mati, Warga Korban Banjir Bandang Cicurug Butuh Donatur

BEKASIMEDIA.COM – Pasca banjir bandang yang menerjang beberapa wilayah di Sukabumi pada Senin (21/9/2020), warga mulai kesulitan memperoleh air bersih. Hal ini seperti diungkapkan Syaifullah, tokoh masyarakat Desa Kuta Jaya, RT 02 RW 01 Cicurug, Sukabumi.

Ia menyatakan, sudah tiga hari air mati dan warga harus membeli air bersih dari tangki penyedia. Untuk melakukan pipanisasi sendiri ia mengaku situasinya belum memungkinkan.

“Udah tiga hari kita beli dari tangki. Mudah-mudahan keempat harinya kita tidak usah beli lagi. Kita butuh sekarang pipanisasi air. Walaupun pipanya sudah tersalurkan. Tapi situasi dan kondisinya masih tidak memungkinkan. Makanya kita butuh 10 juta untuk menutupi yang kemarin. dan kalau ada sisanya untuk stok ke depan,” katanya.

Syaifullah menambahkan, jarak dari sumber air ke tempat warga sepanjang 1 KM. Satu kilometer, di satu jalur ada 3 jalur, total 4,5 KM.

“Yang dibutuhkan 450 batang. 1 KM jadi 450 batang. 1 inch setengah 300, 2 inch 100 batang. Inginnya merk yang bagus aja supaya awet,” jelasnya.

Ia berharap semoga donatur yang datang jangan hanya survey tapi langsung bawa uangnya.

“Jadi begitu disurvey, uang langsung dicairkan. Kalau nunggu besok-besok kita kekurangan air jadi tambah lama. Yang sekarang kita butuhkan bukan hanya janji tapi bukti nyata. Masyarakat jadi percaya mereka mau membantu,” tukasnya. (denis)

%d blogger menyukai ini: