fbpx

LBM Eijkman Paparkan Temuan Mutasi Virus Corona di 5 Kota di Indonesia

BEKASIMEDIA.COM – Indonesia saat ini berada dalam fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah pandemi covid-19. Belum selesai dengan proses penanganan dan pencegahan persebaran virus tersebut, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LMBE) melaporkan sebuah temuan mutasi virus Corona D614G yang disebut-sebut 10 kali lebih menular. Temuan data Mutasi virus ini diketahui ada di 5 kota besar yakni DKI Jakarta, Tangerang, Yogyakarta, Bandung dan Surabaya.

Awalnya mutasi virus Corona D614G pertama kali dilaporkan Februari lalu di Eropa, menyusul laporan di Malaysia dan Singapura.

Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME), Prof Amin Soebandrio dilansir detik health menyatakan temuan ini sudah dites di laboratorium. Sejak pertama diidentifikasi, dites di lab, kata Amin, virus yang mengandung mutasi itu bisa menginfeksi sel. Katanya 10 kali lebih cepat.

“Tetapi itu sekali lagi di laboratorium, jadi belum terbukti di komunitas,” ujarnya Senin (31/8/2020) masih dilansir dari detik health.

Meskipun timbul kekhawatiran mutasi ini bisa berdampak pada vaksin Corona, Prof Amin menegaskan adanya mutasi ini tidak berdampak pada pengembangan vaksin Corona.

“Kalau mutasi tidak mempengaruhi vaksinasi,” tegasnya.

sumber: detik health

%d blogger menyukai ini: