fbpx

Dukung UMKM Naik Kelas, Alppind Jawa Barat Lakukan MoU dengan 212 Mart Margahayu

BEKASIMEDIA.COM – Sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi umat khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kota Bekasi, Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (Alppind) Jawa Barat melakukan penandatanganan kerjasama MoU dengan Mini market 212 Mart Margahayu, Ahad, (9/8/2020).

Ketua Alppind Jawa Barat Bunda Laksmi Yuliantini menandatangani perjanjian kerjasama MoU dengan 212 Mart Margahayu dengan melakukan pembelian 27 pack beras secara simbolis untuk para anggotanya disaksikan langsung oleh kepala managemen 212 Mart Margahayu, Iyus Rustandi.

Tidak hanya itu, Direktur Rumah Sakit Bhakti Kartini, dra Neneng juga membuka PO untuk 60 dus air mineral tiap bulannya untuk kebutuhan rumah sakitnya.

Pemilik RS Bhakti Kartini, dra. Neneng yang turut hadir di peresmian tersebut menyatakan keinginan untuk bersama-sama bergabung dengan usaha kaum muslimin.

Ia menyatakan, sekarang ini usaha kaum muslim sudah maju, mengikuti perkembangan zaman. Sudah serba digital.

“Harapannya dengan pertemuan seperti ini banyak saran dan masukan sehingga 212 mart berbenah karena sudah ada pembelinya. Harapannya kembali kepada ukhuwah Islamiyah. kita sama-sama berusaha mengais rezeki dari kaum muslimin untuk kaum muslimin,” tukasnya.

Sementara itu, ketua Bidang Usaha dan Ekonomi Alppind Jabar, Bunda Nuraini menyatakan UKM dibuat di masa pandemi ini agar para perempuan bisa bangkit dan survive dari usahanya juga bisa melihat peluang kesempatan yang ada.

“Mereka tidak harus fanatik dengan bisnis sebelumnya. Misal drop di fashion, bisa switch ke yang lain. Di masa pandemi, bisnis kuliner lagi tren dan pasar online mengangkat tren bisnis itu. Dan bisnis yang ada harus mengikuti pasar,” ujarnya.

Kata Nuraini, para perempuan pengusaha harus melek digital. Mereka bisa meng-upgrade diri mengikuti perkembangan teknologi informasi yang ada.

“Dari Alppind kita akan buat mereka melek digital. Bagaimana mereka bisa memasarkan melalui dunia sosmed, kita akan fasilitasi. Tujuan kita membina UMKM agar bisa berdaya guna lagi, mereka lebih memiliki skill dan dapat tambahan pengetahuan baru,” tambahnya.

Hal itu, kata Nuraini agar di masa pandemi perempuan tida merasa sendiri dengan mencari solusi, sharing dan konsultasi dengan senior, akhirnya bisa bertukar ilmu. Para pengusaha besar akan mendampingi UMKM baru. “Kita lakukan pendampingan utk mereka,” ujarnya.

“Saya berharap UMKM lain ikut bergabung. Apalagi kepada para ibu yang harus survive. tidak tergantung kepada suami karena saat suami tak ada mereka tetap bisa survive dengan kemampuan yang dimiliki. Skill dia apa nanti kita bisa bersinergi di UMKM,” imbuhnya.

“Saya berusaha supaya UMKM bisa naik kelas. Bagaimana UMKM ini sebagai usaha milyarder. M-nya itu milyarder.
bagaimana kalau kita punya mainset besar kita bisa menghasilkan besar. bersinergi akan sukses. apalagi kalau muslim bersinergi semua. Kalau muslim bersatu padu UMKM ini bisa naik kelas,” pungkasnya. (denis)

%d blogger menyukai ini: