fbpx

Reses di KODIM 0507 Bekasi, Legislator PKS Dukung Pembelajaran Tatap Muka Bersyarat

BEKASIMEDIA.COM – Reses DPR RI masa sidang ke IV, Sabtu 26 Juli 2020 lalu di KODIM 0507 Kota Bekasi, Nur Azizah Tamhid, Anggota DPR RI Dapil Kota Bekasi- Kota Depok menanggapi perihal pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19.

Berbagai keluhan wali murid seputar pembelajaran di era pandemi Covid-19 bermunculan. Di antaranya PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) dinilai merepotkan orangtua sebab banyak tuntutan mendampingi dan mengajarkan putra putrinya dengan berbagai ragam tugas dan target dari sekolah juga beratnya tambahan biaya listrik serta internet.

Belum lagi dampak berupa kejenuhan karena minimnya aktivitas fisik dan sosial yang akhirnya cenderung melahirkan permasalahan baru seperti makin hilangnya sikap disiplin.

“Sebagaimana jika dibandingkan saat pembelajaran offline di sekolah yang terikat waktu, anak dituntut hadir ke sekolah tepat waktu. Saat ini kebiasaan bangun pagi untuk bergegas ke sekolah nyaris terabaikan,” kata Nur Azizah.

Disiplin terkait hal lainnya pun juga tak ada lagi. Sebagaimana diungkapkan Pasiintel Dim Kap Inf Sahari, melihat fenomena saat ini khususnya masyarakat Bekasi.
Sifat dan sikap sosial yang secara efektif terasah saat adanya interaksi sosial secara langsung mempertajam berbagai efek pembelajaran jarak jauh.

“Tak bisa dimungkiri menurunnya mutu dan kualitas anak didik menjadi PR besar saat ini yang harus dicari solusinya. Ada harga sangat mahal yang harus dibayar selain korban jiwa atas dampak pandemi covid 19,” kata Sahari.

Pendidikan di masa pandemi harusnya menjadi prioritas. Anak-anak pun demikian, harus mendapat perhatian, karena keamanan dan ketentraman akan terwujud dari lingkaran kecil di rumah tangga.

Menanggapi hal tersebut Nur Azizah menyampaikan bahwa
dilihat dari dampak yang terjadi, anak tetap membutuhkan sosialisasi langsung untuk tumbuh kembang fisik dan otaknya.

Faktanya problem utama adalah mengajarkan penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan perilaku jaga jarak.

Sekolah tatap muka harus bisa dikontrol dengan baik dalam mempraktikkan PHBS dan penerapan protokol kesehatan (covid19).

“Secara objektif untuk pembelajaran tatap muka di sekolah itu lebih baik dan bagus. Tentunya, jika akan menjadi pilihan meski pandemi ini belum berakhir, pemerintah /pemerintah daerah dan lembaga pendidikan harus menerapkan protokol kesehatan juga orang tua/walimurid harus membekali konsumsi makanan yang sehat dari rumah,” pungkas Nur Azizah yang hadir didampingi suami, Nur Mahmudi Isma’il.

Dandim 0507 Bekasi Letkol Arm Iwan Aprianto SIP mengapresiasi kunjungan Nur Azizah Tamhid dalam masa tugas resesnya berkunjung ke Markas Kodim 0507 Bekasi dan menyampaikan harapan agar pendidikan lebih diperhatikan dan diperbaiki untuk kemajuan generasi masa depan.

Menanggapi uraian Nur Azizah terkait pembelajaran tatap muka di sekolah, Dandim 0507 Bekasi Letkol Arm Iwan Aprianto SIP yang belum lama bertugas di Bekasi ini menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi telah mengatur SOP yang dimaksud dan belum lama ini pihaknya sudah melakukan peninjauan langsung ke beberapa sekolah.

Dalam Reses tersebut, Nur Azizah Tamhid diterima oleh Anggota DPR RI FPKS yang juga didampingi anggota DPRD Kota Bekasi, Eka Widyani Latief, Dandim 0507 Bekasi didampingiKapten Inf Sahari (Pasiintel Dim), Kapt Inf Sanusi (Pasilog Dim),Kapt Inf Kusmayadi (Pasi Pers Dim)
Kapt Inf Sutadi (Pasi Ops Dim)
Kapt CBA Misul (Kaur Bakti Dim)/RW.

(RW)

%d blogger menyukai ini: