fbpx

Pengamat: CFD Berpotensi Besar Jadi Cluster Baru Corona

BEKASIMEDIA.COM – Pengamat kebijakan publik, Adi Susila menyatakan Pemerintah Kota Bekasi seharusnya belum melonggarkan peraturan di semua sektor saat pandemi masih terjadi, salah satunya CFD (Car Free Day). Adi menilai, CFD justru bisa menjadi cluster baru Covid19 di kota Bekasi karena secara teknis pergerakan massa akan sulit dikendalikan.

“Kota Bekasi seharusnya belum melonggarkan semua sektor artinya cukup sektor-sektor yang memang secara teknis mudah dikendalikan saja, misalnya mall, karena bisa satu pintu dan mudah mendeteksi. Kalau CFD susah mengendalikan peserta sehingga potensi penularannya besar,” kata Adi kepada Bekasimedia, Kamis (23/7/2020).

Jika Pemkot belum bisa mengendalikan massa, kata Adi lebih baik menunda kegiatan di keramaian atau aktivitas berkerumun lainnya daripada berhadapan dengan risiko penularan yang lebih luas.

“Kewaspadaan harus ditingkatkan. Kalau
Pemerintah pusat kan merombak struktur organisasi yang menangani covid dasarnya dengan pemikiran penanganan covid dan ekonomi simultan. Tapi kan itu tadi berdasarkan hasil riset covid, sektor-sektor yang ada jangan semuanya dibuka. Baiknya bertahap dan research, harus ada dasarnya,” tegasnya.

“New normal bukan hanya tentang orang-orang hidup dengan protokol kesehatan tapi bagaimana kita melakukan aktivitas baru misal beralih bisnis online, pendidikan online, pelayananan online, dan jaga jarak, semua beralih ke digital,” imbuhnya.

Untuk Pemerintah Daerah, Adi mengimbau agar mendesain peraturan baru misalnya jadwal masuk kerja pegawai diatur. Ada kala WFH ada saatnya masuk kantor. Juga yang paling penting ia menyatakan agar Pemkot Bekasi bisa satu komando dengan pemerintah pusat. (denis)

%d blogger menyukai ini: