fbpx

Sekretaris Dewan Kota Bekasi Bantah 19 Pegawai Sekretariat Positif Covid-19

BEKASIMEDIA.COM – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, M. Ridwan membantah 19 pegawai Sekretariat DPRD Kota Bekasi positif terpapar Covid-19. Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan konferensi pers di gedung DPRD Kota Bekasi, Jumat (17/7/2020).

Kendati membantah, ia membenarkan adanya pernyataan pernah positif covod-19 pada Kabag Legislasi, Protokol dan Persidangan (LPP), Lusiana. Selebihnya, para pegawai, ASN dan TKK statusnya negatif terpapar Covid-19.

“Memang benar, Bu Lusi positif pada awal hasil Swab Test Jumat pekan lalu. Kemudian kita koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Saya kirim surat ke wali kota. Atas izin Wali Kota Bekasi, dilakukan tracking dan Swab Test. Minggu dilakukan tracking sebanyak 39 orang, bukan 19 orang meliputi Kabag, Kasubag dan seluruh unsur pegawai di Sekretariat DPRD Kota Bekasi melakukan Swab Test dan hari Senin dinyatakan negatif semua,” papar Ridwan.

Untuk Lusiana sendiri, pihaknya melakukan Swab Test kembali hari Senin dan pada hari Selasa hasilnya sudah keluar dan negatif covid-19.

“Ya sudah karena untuk berjaga-jaga, akhirnya Bu Lusi WFH (work from home) saja. Senin besok masuk kembali,” imbuhnya.

Dengan demikian, Ridwan meminta beredarnya berita mengenai 19 pegawai DPRD tidak diperlebar lagi karena sudah ada hasil Swab Test.

“Karena itu, kami perlu luruskan informasi yang sudah beredar bahwa itu tidak benar, banyak pegawai positif, semua negatif,” katanya.

Demi memastikan kenyamanan dan penerapan protokol kesehatan yang benar mencegah tersebarnya virus Covid-19 DPRD, kata Ridwan, merutinkan penyemprotan disinfektan sebanyak dua kali sepekan.

“Itu upaya-upaya kami bagaimana orang saat ke sini bisa bersugesti, di sini sehat, agar menguatkan. Maka sebagai langkah pencegahan kita lakukan penyemprotan dua kali setiap minggu sehingga kenyamanan dengan protokol kesehatan dikedepankan. Thermo gun kita juga ada 4, cairan disinfektan dan handsanitizer. Jadi yang masuk ke sini, dicek suhu. Ditambah adanya layanan kesehatan dari Dinkes bekerjasama dengan Puskesmas khusus untuk para anggota dewan. Untuk Sekwan juga mulai diwajibkan olahraga. Ya harapan ke depan, kalau ada hal yang aneh-aneh, yang hoaks, sampaikan saja, nanti saya respons,” tukas Ridwan. (denis)

%d blogger menyukai ini: