fbpx

Literasi Media dan Komunikasi Baik Bagian Tanggung Jawab Sosial Dosen

BEKASIMEDIA.COM – Salah satu fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu secara rutin minimal satu kali dalam satu semester dosen melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat (pengmas).
Target audiens yang disasar beragam status ekonomi sosial, utamanya status ekonomi sosial kelas C dan D yang dinilai minim kemampuan dalam memilah dan menyeleksi konten media komunikasi yang tepat untuk dikonsumsi.

Untuk kesekian kalinya Tim Dosen Pengabdian Masyarakat Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Kampus Jatisampurna Pengmas di Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Hidayah Kelurahan Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Tim Pengabdian Masyarakat terdiri dari dosen dan dibantu mahasiswa.

Materi yang diberikan dosen dalam kegiatan Pengmas disesuaikan dengan kebutuhan target audiens. Misalnya di panti asuhan yatim dan dhuafa Hidayah kondisi pemahaman tentang media komunikasi online dan cara berkomunikasi masih minim, maka diberikan materi yang cocok dengan kondisi tersebut.  

Lewat Pengmas, Gunawan dan Dicky selaku dosen komunikasi Fakultas Komunikasi Universitas Mercu Buana Kampus Jatisampurna menerapkan ilmu komunikasi secara praktikal di Panti Asuhan Hidayah Kranggan Maret awal 2020 dalam upaya memberikan manfaat kepada anak-anak panti asuhan tersebut.
Target prioritas Gunawan dan Dicky melaksanakan Pengmas yaitu membuka kesadaran alam pikir dan hati anak-anak panti asuhan yang mayoritas usia remaja memahami fungsi media komunikasi secara positif sehingga membawa manfaat positif bagi mereka.

Dicky mengajar anak-anak menjadi kreator konten pintar saat menggunakan media sosial sehingga tidak terjebak mengkonsumsi konten-konten negatif yang dapat merusak akhlak atau mengunggah konten bersifat hoaks. Sementara Gunawan mengajar anak-anak panti asuhan bagaimana cara berkomunikasi baik, melihat penting memahami cara berkomunikasi baik apalagi ketika anak-anak panti asuhan tersebut dewasa kelak bisa menjadi ustadz atau ustadzah yang mengajar orang lain belajar mengaji membutuhkan keterampilan komunikasi yang baik.

Program literasi media melalui pelaksanaan kegiatan pengmas tersebut dinilai penting oleh Gunawan dan Dicky karena sangat penting bagi anak-anak panti asuhan memiliki pemahaman dan keterampilan komunikasi untuk menangkal serbuan hoaks yang seringkali meresahkan. (STL)

%d blogger menyukai ini: