fbpx

Rotasi Kepala Sekolah SMAN 1 Bekasi Disoal, Ini Tanggapan Kadisdik Jawa Barat

BEKASIMEDIA.COM – Rotasi atau pergantian kepala sekolah SMAN 1 Kota Bekasi menjadi sorotan. Di tengah-tengah pemberitaan media terkait PPDB online adanya dugaan ‘Jual beli’ kursi sekolah, sekolah favorit di Kota Patriot ini terus mendapatkan perhatian masyarakat terlebih orangtua siswa.

Kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi kepada bekasimedia.com menjelaskan pergantian itu terkait adanya kekosongan kepala sekolah se-Jawa Barat.

“Ada kekosongan kepala sekolah, hingga Juli ini se Jawa Barat ada kekosongan Kepsek sebanyak 113 orang. Di samping itu juga ada 98 calon Kepsek yang baru lulus seleksi dan sudah mendapatkan diklat calon kepala sekolah oleh LP2KS,” ujarnya, Senin, (13/7/2020)

Oleh karena itu, kata Dedi, kemarin telah dilakukan pelantikan sejumlah 572 kepala sekolah dan pelantikan tersebut untuk mengisi kekosongan.

“Grade C dulu yang diisi nanti ada review penilaian kinerja, TRK dan lain-lain. Sehingga yang 4 tahun ke atas kita rotasi mutasi,” sambungnya.

Sedangkan yang pensiun itu masuk ke yang 113 kepsek tadi. Jadi 572, terdiri dari 98 promosi bakal calon Kepala Sekolah sisanya mutasi.

“Rumusan mutasinya ada yang dekatkan diri ke zonasi rumah, ada yang disesuaikan dengan grade A,C, kinerja, dan kemarin juga ada Kepsek yang dikembalikan jadi guru,” imbuhnya.

Pelantikan sendiri dilakukan melalui video conference untuk di Pakuan, Bandung, Jawa Barat oleh beberapa perwakilan saja, yang lain menyaksikan video conference di wilayah masing- masing karena dibatasi maksimal dalam satu video 15 orang.

Menurut Kadisdik, Hj. Ekowati yang sebelumnya di SMAN 2 dipindah ke SMAN 1 kota Bekasi. “Bu Eko masuk grade A tidak bisa diisi oleh kepsek yang baru. Baru bisa diisi Kepsek yang menempati grade A lagi,” jelasnya.

Sementara, Ardin yang sebelumnya menjabat kepala SMAN 1 dipindah ke SMAN 2 Bekasi.
“Ardin ini contohnya dia sudah menjadi Kepsek itu 2 tahun 3 bulan, minat domisili, jadi kembali saya jelaskan bahwa rumus awalnya banyak kekosongan Kepsek,” pungkasnya.

Anggota komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Koswara menyatakan terkait rotasi pergantian kepala sekolah tidak ada kaitannya dengan persoalan di SMAN 1 yang menjadi perhatiannya.

“Nggak ada kaitannya,
karena sudah lama teragendakan. Tahun ajaran baru ada kepala sekolah definitif. Dan yang rotasi tidak cuma SMAN 1,” jelasnya. (denis)

%d blogger menyukai ini: