fbpx

Ngadu ke Dewan Provinsi, Orangtua Siswa Minta SMAN 1 Bekasi Umumkan Secara Terbuka Hasil Seleksi

gedung DPRD Prov. Jabar (heikaku.com)

BEKASIMEDIA.COM – Masyarakat meminta agar DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi pendidikan agar segera turun tangan dan memastikan proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online tahap II jalur zonasi transparan serta adil.

Ednar, orangtua siswa yang tinggal di wilayah kelurahan Bekasijaya, Bekasi Timur tidak jauh dari lokasi SMAN 1 kota Bekasi mengadukan nasib anaknya kepada anggota komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.

Tidak puas dengan hasil seleksi tahap II jalur zonasi di SMAN 1 Bekasi, Ednar, orangtua siswa meminta kepada pihak sekolah untuk mengumumkan secara terbuka daftar peserta didik baru hasil seleksi yang berhasil masuk lewat PPDB online di tempelkan di papan pengumuman di sekolah.

“Tolong dibuka alamat anak-anak yang diterima lewat jalur zonasi, tempelkan di sekolah, saya mau tahu jarak 72 meter itu dari mana, alamatnya di mana? jarak 300 meter itu di mana? jarak 1163 yang terakhir itu di mana? mereka itu tinggalnya di mana?” ujarnya kepada bekasimedia.com Sabtu, (12/7/2020)

Disinggung terkait dugaan adanya permainan jarak atau titik koordinat untuk mempengaruhi hasil, ia mengatakan tidak mau berpikir lebih jauh.

“Saya tidak mau berpikir ada software atau ada akal-akalan jarak dan sebagainya, dibuka aja deh, si Ahmad ini jarak 300 meter tinggalnya di mana? Kalau memang tidak mau online karena alasan apapun, ditempel di sekolah, insyaAllah saya datang,” sambungnya

Sementara itu, anggota komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, asal Dapil kota Bekasi dan kota Depok, Heri Koswara berjanji akan menindaklanjuti persoalan ini. Bertepatan dengan masa reses anggota dewan, Senin besok (13/7) Heri Koswara akan membahas dengan komisi V untuk segera diambil langkah cepat, karena persoalan PPDB online ini menjadi perhatian masyarakat di Jawa Barat terutama para orangtua yang tahun ini mendaftarkan anaknya di SMA Negeri. (denis)

%d blogger menyukai ini: