BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 30 Mei 2020 09:04 WIB ·

Doktor Teknologi Pendidikan Usulkan Pemerintah Siapkan Skema Khusus Pembelajaran saat Covid-19


 Doktor Teknologi Pendidikan Usulkan Pemerintah Siapkan Skema Khusus Pembelajaran saat Covid-19 Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Doktor Teknologi Pendidikan Jakarta, Dr. Dirgantara Wicaksono menyatakan konsep pengembangan pembelajaran daring masih perlu dilanjutkan. Pemerintah khsusnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI harus memikirkan matang-matang serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait pembukaan sekolah.

“Menurut pendapat saya, New Normal dalam menjalani proses pembelajaran butuh Skema khusus Covid19, dengan dikembangkanya Desain Pembelajaran (instructional design) spesifik dalam pembelajaran new normal. Jangan sampai pemaksaan tahun ajaran baru bulan Juli besok malah membuat sekolah menjadi episentrum baru penularan Covid19,” ujar Dirgantara, Sabtu (30/5/2020).

Intinya, kata Dirgantara, pemerintah harus menyiapkan pengembangan Model Pembelajaran khusus Covid19 berikut dengan alat evaluasinya.

“Karena hemat saya proses pembelajaran daring yang telah berjalan hanya memindahkan pertemuan tatap muka dalam kelas ke dalam daring sehingga peserta didik jenuh bosan dan orangtua mengeluh karena banyaknya tugas mandiri yang diberikan,” lanjutnya.

Oleh karena itu dirinya menyarankan agar sekolah bisa memaksimalkan asynchronous learning, bisa memakai Edmodo, Google Classroom, Padlet, atau LMS Moodle.

“Guru bisa kembangkan dengan blackboard, brightspace, Plus learning tool lain yang relevan menyenangkan agar siswa tidak jenuh seperti kahoot, quizizz, slido, trello, dan lain sebagainya,” tambahnya.

Menurut Kepala Sekolah Termuda di DKI Jakarta ini, penggunaan Tool Webinars gratis misalnya Hangout, Zoom Claude Meeting, Skype untuk virtual synchronois leaening yang telah dilaksanakan oleh guru 2 bulan ini tanpa disertai desain pembelajaran yang menyenangkan akan membuat siswa semakin terbebani dan jenuh.

“Intinya pemerintah jangan terlalu terburu-buru membuka sekolah. New Normal dalam bidang pendidikan perlu proses kajian yang mendalam agar peserta didik aman dari pandemi yang melanda,” pungkasnya. (denis)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru