BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 29 Apr 2020 12:02 WIB ·

PKB Ngabuburit Berbagi kepada Guru Honorer


 PKB Ngabuburit Berbagi kepada Guru Honorer Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi berbagi kebutuhan bahan pokok kepada para guru honorer. Pemberian bantuan ini dilakukan di Pondok Pesantren An-Nur, Bekasi Utara, Selasa (28/4/2020) dalam rangkaian acara PKB Ngabuburit.

Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Ahmad Ushtuchri menyatakan, guru, sebagaimana sebutannya sebagai pahlawan tanpa tanda jasa menjadi bagian masyarakat yang perlu perhatian, terutama di masa Pandemi ini. Hal itu karena banyak dari mereka yang biasanya mengandalkan pendapatan mengajar perjam/harian yang tidak seberapa ditambah tidak adanya pemasukan cadangan lainnya (Income Security).

“keberadaan mereka banyak sementara rekrutmen PNS sedikit sehingga di banyak sekolah negeri guru honorer
tidak punya income security
karena statusnya honorer/kontrak,” jelas Ushtuchri.

Dengan demikian, PKB menyasar para guru honorer karena justru mereka lah yang bisa diandalkan pada saat ini untuk mengatasi salah satu problematika pendidikan yakni pembelajaran jarak jauh di masa covid19.

“Peran guru mengejar bonus demografi, justru keberadaan mereka kurang terperhatikan apalagi karena corona, pendapatan mereka menurun. Ada
honorer swasta yang sangat bergantung pada pendapatan sekolah swasta yang saat ini juga memiliki
keadaan yang sulit misalnya karena SPP banyak yang menunggak,” jelasnya.

Ushtuchri menjelaskan, PKB berbagi kali ini tidak diniatkan untuk menyelesaikan persoalan, justru ingin menginspirasi dan mengajak masyarakat lainnya agar kembali mengingat jasa guru dan mau ikut memperhatikan kebutuhan mereka di masa Pandemi.

“Mereka tetap harus bekerja, meskipun anaknya juga di rumah butuh pengajaran. Mereka harus memastikan anak-anak muridnya menerima pelajaran sesuai kurikulum. dan saat ini mereka terbentur di antara pendidikan anak dan nafkah keluarga,” ucapnya.

Ia juga kembali memgajak masyarakat untuk lebih peduli sesama di masa pandemi covid19.

“Walaupun grafik corona masih menanjak, namun PSBB lumayan bisa mengurangi penyebaran hingga 38 persen.
Oleh karena itu PSBB diperpanjang. Namun demikian perkembangan ini diimbangi juga dengan dampak ekonomi.
Banyak lapisan masyarakat yang kena imbasnya. Oleh karena itu PKB ngabuburit kembali menyasar lapisan masyarakat yang mungkin luput dari perhatian, salah satunya yaitu guru honorer,” pungkasnya. (denis)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru